Jumat, 18 Agustus 2017

Astra motor raih rekor bisnis 2015

id Astra Motor
Astra motor raih rekor bisnis 2015
Astra Motor memberikan edukasi kepada anak usia dini tentag pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya. (1)
Mataram (Antara NTB) - Astra Motor, Main Dealer dan Retailer sepeda motor Honda di 10 wilayah Indonesia meraih rekor bisnis (Rebi) 2015 sebagai perusahaan otomotif dengan program edukasi keselamatan berkendara paling inovatif dan variatif.
     Penghargaan tersebut diterima oleh Andrew Turmawan selaku Departement Head Corporate Planning & Bussiness Development Astra Motor di Hotel Mulia, Jakarta Selatan, Selasa lalu (1/12).
     Koran Sindo bersama Tera Foundation selaku penyelenggara Rebi menganugerahkan penghargaan tersebut atas inovasi yang dilakukan Astra Motor dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Hal tersebut sesuai dengan tema yang diusung Rebi ke-14, yakni inovasi.
     "Penghargaan Rebi ini kami lakukan untuk memberi apresiasi kepada pelaku bisnis Indonesia yang terus melakukan inovasi. Sebab, inovasi merupakan salah satu poin penting dalam mendukung pertumbuhan perusahaan," ungkap Handi Irawan, pendiri TeRa Foundation, saat ditemui di sela acara.
     Sejalan dengan pemikiran Handi Irawan tersebut, sepanjang tahun ini, Astra Motor telah melakukan berbagai aktivitas dalam mengedukasi masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara.
     "Tak hanya edukasi melalui workshop ke sekolah, perusahaan, pemerintah atau ke komunitas, kami selalu mencari cara baru agar pesan yang kami sampaikan diterima dengan baik oleh masyarakat," kata Andrew.
     Salah satunya pada tahun ini, Astra Motor bersama warga Kelurahan Pandean Lamper, Semarang, membangun Kampung Safety Honda, yang merupakan Kampung Safety Riding pertama di Indonesia.
     Tak hanya pemasangan rambu dan papan etika keselamatan berkendara, berbagai aktivitas dilakukan untuk membentuk budaya keselamatan berkendara di Kelurahan Pandean Lamper.
     Hasilnya, jumlah pelanggaran lalu lintas, seperti tidak menggunakan helem, bonceng tiga, serta pelanggaran lainnya mengalami penurunan yang cukup besar, yakni hingga 80%.
Pada bulan Mei 2015, Astra Motor juga meresmikan sebuah pusat pelatihan berkendara segala usia di pusat kota Yogyakarta, yaitu Astra Motor Safety Riding Center.
     Safety Riding Center tersebut dapat menjadi tempat masyarakat umum untuk belajar mengenai safety riding secara gratis, baik secara teori di dalam kelas, maupun praktek langsung di lapangan bersama intruktur yang bersertifikat nasional.
     Tak berhenti di situ, Astra Motor juga melakukan program-program lain, seperti Plangisasi Sekolah, yakni pemasangan plang-plang edukasi keselamatan berkendara di sekolah-sekolah, kemudian acara Safety Riding Day serentak di 10 kota, edukasi safety riding melalui street activity bersama komunitas sepeda motor Honda, pengumpulan 4.500 komitmen keselamatan berkendara, digital activation berupa video competition serta kuis seputar safety riding di media sosial, hingga edukasi menarik melalui film pendek.
     "Tujuan kami tidak hanya mengedukasi pengendara, namun semua lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang tua," jelas Andrew.
     Rekor bisnis tahun ini merupakan rekor bisnis kedua yang diperoleh oleh Astra Motor. Tahun 2014 lalu, Astra Motor juga dianugerahi rekor bisnis sebagai Main Dealer Sepeda Motor dengan pangsa pasar tertinggi dan dealer network terluas di Indonesia.
     Chief Executive Astra Motor Sigit Kumala berharap, dengan penghargaan Rebi ke-2 ini, Astra Motor akan terus berinovasi di segala lini bisnis untuk meningkatkan kinerja serta bermanfaat untuk bangsa. (*)

Editor: Awaludin

COPYRIGHT © ANTARA 2015

Baca Juga