Sabtu, 24 Juni 2017

Wagub: Bank NTB Syariah Mewujudkan Ekonomi Berkeadilan

id Bank NTB
Wagub: Bank NTB Syariah Mewujudkan Ekonomi Berkeadilan
Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin (kiri) didampingi Direktur Utama PT Bank NTB H Komari Subakir, memberikan keterangan pers terkait konversi ke Bank NTB Syariah.
"Perubahan dari konvensional ke syariah juga diharapkan mampu meningkatkan animo masyarakat untuk memilih Bank NTB Syariah sebagai mitra keuangan mereka"
Mataram (Antara NTB) - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H Muhammad Amin mengatakan konversi PT Bank NTB menjadi PT Bank NTB Syariah diharapkan mampu memberikan pengharapan kepada rakyat terhadap sistem ekonomi yang berkeadilan.

"Kami juga inginkan Bank NTB Syariah nantinya bisa peduli kepada rakyat. Selain itu konsen terhadap sektor riil ekonomi dan tidak terperangkap dalam praktik ekspolitasi nasabah sebagaimana bank berbasis bunga (riba)," kata Muhammad Amin, di Mataram, Rabu.

Hal itu ditegaskan dalam pada rapat koordinasi "team project management" bersama konsultan pendamping konversi PT Bank NTB menjadi PT Bank NTB Syariah.

Bank Syariah NTB, kata Amin, nantinya juga diharapkan mampu memberikan fundamental dari sistem ekonomi yang menghisap, peduli kepada pemilik modal saja, tetapi menjadi sistem ekonomi membangun, partisipatif dan peduli kepada rakyat banyak.

"Perubahan dari konvensional ke syariah juga diharapkan mampu meningkatkan animo masyarakat untuk memilih Bank NTB Syariah sebagai mitra keuangan mereka," ujarnya.

Menurut dia, dalam mewujudkan Bank NTB Syariah yang mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan nasional tentu segala bentuk kinerja harus dilandaskan pada prinsip syariah. Mulai dari konversi dana nasabah dan kredit konvensional ke dalam sistem syariah.

Proses tersebut memerlukan ketelitian dan konsistensi karena sejarah operasional PT Bank NTB yang panjang. Di samping itu, perlu adanya pemberitahuan dan persetujuan nasabah terhadap perubahan transaksi tersebut.

"Setelah resmi sebagai perbankan syariah, mulailah beroperasi secara Islami dengan mengikuti aturan-aturan syariah dalam aspek muamalah maliyah," kata Amin.

Sementara itu, Direktur PT Bank NTB H Komari Subakir mengatakan untuk mewujudkan harapan para pemegang saham dan rakyat NTB, pihaknya sudah memanfaatkan jasa enam konsultan profesional untuk mewujudkan PT Bank NTB Syariah pada Agustus 2018.

Enam konsultan tersebut, yakni Batas Tazkia, Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia, Collega, Dunamis, MarkPlus Inc. Selain itu, ICD atau Grup Islamic Developement Bank (IDB).

"Konversi ke syariah merupakan transformasi besar. Makanya kami libatkan ahli. Kami seleksi yang benar-benar pengalaman melalui proses `beauty contest`," katanya. (*)

Editor: Awaludin

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga