Kamis, 29 Juni 2017

Jasa Raharja NTB Latih Pengemudi Angkutan Umum

id Jasa Raharja
Jasa Raharja NTB Latih Pengemudi Angkutan Umum
Para supir peserta pendidikan dan pelatihan PT Jasa Raharja NTB melakukan foto bersama. (Foto ANTARA NTB/ist)
"Keselamatan penumpang menjadi nomor satu. Makanya kami mengundang para supir taksi, angkutan desa, angkutan kota, supir bus antarkota dalam provinsi, dan antarkota antarprovinsi"
     Mataram (Antara NTB) - PT Jasa Raharja Cabang Nusa Tenggara Barat memfasilitasi 40 pengemudi angkutan umum dari 10 kabupaten/kota untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan dalam rangka meningkatkan pemahamannya mengenai keselamatan berkendara di jalan raya.
     Kepala Jasa Raharja Cabang NTB Dasrul Aswad, di Mataram, Kamis, mengatakan kegiatan pendidikan dan pelatihan tersebut juga sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas).
     "Keselamatan penumpang menjadi nomor satu. Makanya kami mengundang para supir taksi, angkutan desa, angkutan kota, supir bus antarkota dalam provinsi, dan antarkota antarprovinsi," katanya.
     Para supir yang mengikuti pelatihan berasal dari Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok yang rekomendasikan oleh Organisasi Angkutan Darat (Organda) NTB.
     Jasa Raharja Cabang NTB menggelar pendidikan dan pelatihan mulai 18-19 Mei 2017, bekerja sama dengan Ditlantas Polda NTB, Dinas Perhubungan NTB, dan Organda Provinsi NTB.
     Menurut Dasrul, kegiatan pendidikan dan pelatihan rutin dilakukan setiap tahun sebagai program Jasa Raharja pusat melalui Divisi Pelayanan dan Pencegahaan Kecelakaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di masing-masing kantor cabang di setiap provinsi, termasuk di NTB.
     Selain pendidikan dan latihan, Jasa Raharja juga melakukan berbagai kegiatan lain yang bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas. Di antaranya kampanye keselamatan berlalu lintas, "safety riding" atau berkendara aman, dan membantu fasilitas rambu-rambu lalu lintas. "Semuanya dilakukan Jasa Raharja untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya," ujarnya.
     Sementara itu, Dirlantas Polda NTB Kombes Pol Budi Indra Dermawan mengapresiasi upaya Jasa Raharja dalam memfasilitasi para pengemudi angkutan umum untuk mendapatkan pemahaman yang lebih bagus tentang keselamatan mengemudi.
     "Upaya tersebut tentu diharapkan bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas di NTB," katanya.
     Menurut dia, kerja sama Polda NTB dengan berbagai pihak dalam hal menekan angka kecelakaan lalu lintas sudah sering dilakukan dan menunjukkan hasil positif.
     Hal itu dapat dilihat dari berkurangnya angka kecelakaan lalu lintas periode Januari hingga Mei 2017, sebanyak 165 kasus dibanding periode yang sama tahun 2016. ermasuk di dalamnya adalah kasus meninggal dunia sebanyak 55 korban.
     "Kami juga rutin menggelar razia kendaraan bermotor untuk meningkatkan tertib berlalu lintas para pengendara, Polda NTB berkoordinasi dengan polres di semua kabupaten/kota," ujarnya. 
     Kepala Dinas Perhubungan NTB Lalu Bayu Windiya juga mengaku pihaknya melakukan beberapa kegiatan untuk menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan. Di antaranya mendatangi pengusaha-pengusaha angkutan darat. 
     "Tujuannya adalah untuk mengecek kepatuhan mereka dalam mengurus berbagai perizinan dan uji KIR kendaraan secara rutin serta menyediakan alat-alat keselamatan bagi penumpang," ucap Bayu.
     Kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi pengemudi angkutan umum di NTB itu, juga dihadiri Ketua Divisi Moda Angkutan Penumpang Organda Pusat Drs Priyatmedi, dan Ketua Organda NTB Antonius Zaremba Mustafa.  (*)

Editor: Awaludin

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga