Minggu, 24 September 2017

Sebanyak 7.184 Pendaftar Ikut Tes Mandiri Unram

id Tes Unram
Sebanyak 7.184 Pendaftar Ikut Tes Mandiri Unram
Kepala Bagian Akademik dan Kerja Sama Universitas Mataram H Zainal Abidin. (Foto ANTARA NTB/Awaludin)
"Jumlah yang ikut tes mandiri tahun 2017 lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 6.000-an pendaftar"
Mataram (Antara NTB) - Sebanyak 7.184 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti tes tulis mandiri agar bisa diterima sebagai mahasiswa Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa.

"Jumlah yang ikut tes mandiri tahun 2017 lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 6.000-an pendaftar," kata Kepala Bagian Akademik dan Kerja Sama Universitas Mataram (Unram) H Zainal Abidin, di Mataram.

Ia mengatakan tes mandiri tersebut dilakukan karena Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, memberikan kewenangan kepada Unram untuk menjaring calon mahasiswa dengan sistem lokal tersebut.

"Sistem penerimaan calon mahasiswa baru melalui tes mandiri tersebut untuk mengisi kuota 30 persen dari kursi yang tersedia," ujarnya.

Dari 7.184 peserta, kata dia, yang akan diterima menjadi mahasiswa Unram hanya 3.000-an orang. Termasuk di dalamnya adalah mahasiswa yang mengambil program kuliah non-reguler atau kelas sore.

Seluruh mahasiswa yang diterima melalui tes mandiri tersebar untuk 12 program studi. Sebagian besar peminatnya mengambil jurusan akuntansi dan manajemen dan kedokteran.

Melihat ketatnya persaingan, Zainal menegaskan tes mandiri dilakukan dengan pengawasan ketat mulai dari proses pembuatan soal, pencetakan, pendistribusian hingga pelaksanaan tes.

"Soal memang dibuat panitia lokal. Tapi yang terlibat adalah orang-orang kompeten dan memiliki integritas. Insya Allah soal tidak bocor. Tidak ada perjokian juga," ujarnya.

Ia mengatakan, hasil tes mandiri juga akan diperiksa oleh panitia lokal yang diyakini memiliki kapasitas dan komitmen untuk menjaga kejujuran penerimaan calon siswa baru tersebut.

Pengumuman hasil tes mandiri akan disampaikan oleh panitia pada 26 Juli 2017 melalui portal https://unram.ac.id/ dan media cetak lokal yang ada di NTB.

Zainal juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mempercayai informasi menyesatkan dari oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Unram terkait proses penerimaan mahasiswa baru melalui tes mandiri.

"Jumlah peminat relatif banyak, sedangkan kuota terbatas. Tentu ada saja oknum-oknum yang menjanjikan bisa lulus tes asalkan menyediakan sejumlah uang," katanya. (*)

Editor: Awaludin

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga