Minggu, 24 September 2017

KBRI Riyadh Temukan TKW Asal Bima Diduga Disiksa

id TKW Bimas
KBRI Riyadh Temukan TKW Asal Bima Diduga Disiksa
Kondisi Fifi tampak sehat di penampungan KBRI Riyadh, Arab Saudi. (Foto BP3TKI Mataram)
"Alhamdulillah Fifi sudah ditemukan dalam kondisi sehat dan sekarang berada di penampungan di KBRI Riyadh"
Mataram (Antara NTB) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh, Arab Saudi, berhasil menemukan Fifi, seorang tenaga kerja wanita asal Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, yang diduga disiksa majikannya.

Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Mataram Mucharom Ashadi di Mataram, Jumat, mengatakan informasi dari KBRI di Riyadh, diterima pada Kamis (24/8).

"Alhamdulillah Fifi sudah ditemukan dalam kondisi sehat dan sekarang berada di penampungan di KBRI Riyadh," katanya.

KBRI Riyadh, kata dia, juga memberikan informasi bahwa majikan Fifi sudah dipanggil untuk menyelesaikan masalah paspor dan gaji yang belum dibayarkan.

Paspor Fifi yang diterbitkan pada 2007 sudah habis masa berlakunya karena tidak pernah diperpanjang. Paspor tersebut diserahkan ke KBRI Riyadh.

Mucharom menambahkan majikan Fifi juga menyanggupi untuk membayar gaji yang belum diberikan dengan total senilai 34.200 real Arab Saudi.

Pelunasan akan dilakukan pada 30 Muharram 1439 Hijriah (20 Oktober 2017).

"Dia (majikan Fifi) meminta tempo untuk bisa melunasi gaji Fifi yang belum dibayar," ujarnya.

Terkait dengan proses pemulangan Fifi dari Arab Saudi, Mucharom mengatakan bahwa KBRI Riyadh sedang memproses penerbitan paspor sambil menunggu pelunasan gaji.

"Fifi akan dipulangkan ke kampung halamannya setelah paspor diterbitkan dan hak-haknya diberikan oleh majikan," katanya.

Fifi asal Kelurahan Penaraga, Kota Bima, memposting video pengakuannya yang disiksa majikan melalui media sosial Facebook dan menjadi viral di dunia maya.

Video tersebut diunggah ke Facebook melalui akun Fifi Putri Bima pada 13 Agustus 2017.

Dalam video berdurasi 4 menit tersebut, Fifi yang mengaku sudah bekerja di Arab Saudi selama tujuh tahun meminta agar dirinya segera dipulangkan dari Arab Saudi karena sudah tiga tahun tidak pernah digaji dan pernah dipukul oleh majikannya.

Melalui Facebook, Fifi juga meminta sahabat-sahabatnya untuk membantu menyebarkan videonya. Sebab, ia ingin sekali pulang ke kampung halaman untuk berkumpul lagi bersama anggota keluarganya.

"Kepada KBRI Riyadh, tolong bantuin saya untuk bisa berkumpul lagi bersama kedua orang tuaku," tutur Fifi dalam video yang diunggahnya melalui Facebook. (*)

Editor: Awaludin

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga