Minggu, 24 September 2017

Belasan Ribu Siswa SD di Mataram Diimunisasi Campak

id Imunisasi Campak
Belasan Ribu Siswa SD di Mataram Diimunisasi Campak
ilustrasi - Petugas Puskesmas Sindangbarang Bogor memberikan imunisasi campak Rubella kepada siswa di SD Insan Kamil, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/8/2017).(ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)
"Tujuan pemberian imunisasi campak untuk meningkatkan kekebalan tubuh sekaligus mencegah penyakit campak"
Mataram (Antara NTB)- Belasan ribu siswa sekolah dasar di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mendapatkan imunisasi campak melalui kegiatan bulan imunisasi anak sekolah (BIAS) yang menjadi program pemerintah dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat .

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Usman Hadi di Mataram, Senin, mengatakan untuk di Kota Mataram program BIAS sudah mulai dilaksanakan sejak 1 September 2017 dan ditargetkan tuntas pada 30 September 2017.

"Sasaran BIAS adalah siswa SD/MI, negeri dan swasta se-Kota Mataram kelas satu atau dua yang belum mendapatkan imunisasi campak pada tahun sebelumnya, dengan jumlah belasan ribu," kata Usman.

Untuk anak sekolah, katanya, imnunisasi yang diberikan adalah imuninasi campak yang merupakan ulangan terhadap kekebalan yang pernah didapat saat anak berusia sembilan bulan.

"Tujuan pemberian imunisasi campak untuk meningkatkan kekebalan tubuh sekaligus mencegah penyakit campak," katanya.

Dikatakan, pelaksanaan BIAS di Kota Mataram dilakukan oleh para petugas medis di 11 puskesmas yang ada di kota ini sesuai dengan wilayah masing-masing.

Hal itu dimaksudakan agar semua sasaran di setiap sekolah yang ada di wilayahnya bisa terakomodasi, bahkan jika ada anak yang tidak masuk pada hari pemberian imunisasi, petugas dari puskesmas akan memerikan pelayanan langsung ke rumah mereka.

"Jadi setiap hari petugas puskesmas membagi diri untuk memberikan layanan imunisasi campak. Untuk vaksin campak, sepenuhnya ditanggung Kementerian Kesehatan," ujarnya.

Lebih jauh, Usaman mengatakan, sebelum pemberian imunisasi campak untuk anak sekolah, pihak sekolah harus memberikan surat pernyataan kepada orang.

Surat pernyataan itu dimaksudkan untuk meminta kesiapan orang tua siswa terhadap pemberian imunisasi campak kepada anak mereka.

"Harapannya, semua sasaran imunisasi campak bisa terealisasi sesuai target yang ada," katanya.

Selain melaksanakan program BIAS, Dinas Kesehatan Kota Mataram saat ini juga sedang melaksanakan pemberian imunisasi TT (tetanus toksoid) diberikan kepada mereka yang masuk dalam kategori wanita usia subur (WUS) dan termasuk ibu hamil (bumil).

"Tujuan pemberian imunisasi TT adalah untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tetanus," katanya. (*)

Editor: Awaludin

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga