Mataram, (ANTARA) - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Nusa Tenggara Barat (NTB) berminat mengikuti pameran pada acara Small and Medium Enterprises and Cooperatives (Smesco) tahun 2011 mendatang.

        Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) NTB, Moh. Rusdi, di Mataram (19/7) menyatakan, pihaknya tertarik untuk mengikuti promosi dan eksibisi pada acara tersebut.

        "Kami sangat tertarik setelah melihat gelaran Small and Medium Enterprises and Cooperatives (Smesco) yang berlangsung pada 14-18 Juli 2010, di Gedung Smesco, Gatot Subroto, Jakarta Selatan," katanya.

        Ia mengatakan, kegiatan yang bertujuan sebagai ajang promosi itu digelar oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Sebanyak 315 koperasi usaha kecil menengah (KUKM) terlibat memamerkan produk mereka di 250 gerai yang disediakan dalam kegiatan Smesco UKM Festival ke-8 tersebut.

        Rusdi mengatakan, produk yang dipamerkan dalam festival itu terdiri atas produk fashion, aksesoris, furnitur, makanan dan minuman hingga piranti rumah tangga.

        Festival ke-8 tersebut bertemakan "Puncak Kreasi dan Inovasi Produk Koperasi dan UKM." Festival juga diisi dengan lokakarya dan seminar pengembangan Koperasi dan UKM, pertunjukkan busana dan festival kuliner.

        "Pada even itu kita hanya mengirim beberapa peserta dari para pelaku UKM untuk berpromosi," ujar Rusdi yang didampingi oleh Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Koperasi dan UMKM NTB, I Ketut Subawa.

        Mengingat NTB sebagai provinsi dengan laju ekonomi sedang berkembang, Rusdi merasa perlu untuk melenggangkan promosi dalam negeri.

        Salah satu upayanya dengan menyelipkan promosi produk NTB dalam acara pemerintah pusat.

        "Nanti kita akan koordinasikan dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, apa saja yang perlu kita tonjolkan pada Smesco," kata Rusdi.

        I Ketut Subawa menambahkan, keterlibatan NTB dalam Smesco erat kaitannya dengan upaya pemerintah daerah mewujudkan visi menjadikan NTB Beriman dan Berdaya Saing.

        Promosi budaya dan komoditi merupakan upaya menarik minat pasar luar daerah untuk berkunjung ke NTB. Melalui skenario ini, diharapkan mendorong angka kunjungan wisata untuk mensukseskan program Visit Lombok Sumbawa.

        "Semua pihak harus ikut terlibat termasuk Dinas Koperasi dan UMKM NTB, dalam mewujudkan satu juta wisatawan melalui Visit Lombok Sumbawa 2013," katanya. (*)