Klopp memuji kiper Burnley setelah hasil imbang lawan Liverpool
Minggu, 12 Juli 2020 5:05 WIB
Manajer Liverpool Juergen Klopp (kiri) berbincang dengan kiper Burnley Nick Pope selepas laga lanjutan Liga Inggris tanpa penonton di tengah pandemi COVID-19 di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Sabtu (11/7/2020). (ANTARA/REUTERS/POOL/Phil Noble)
Jakarta (ANTARA) - Juergen Klopp mengomentari hasil imbang 1-1 melawan Burnley dalam laga pekan ke-35 Liga Inggris di Anfield, Sabtu, sepintas seperti pertandingan Liverpool vs Nick Pope.
Hal itu tidak lepas dari penampilan menawan Pope, yang melakukan tak kurang dari delapan penyelamatan, tiga di antaranya atas peluang berbahaya yang mungkin akan sulit diantisipasi kebanyakan kiper di Liga Inggris.
"Penampilan kami cukup bagus di hampir sepanjang laga, tapi banyak bagian pertandingan tadi seperti Liverpool melawan Nick Pope," kata Klopp dalam komentar pascalaga dilansir laman resmi Liverpool.
Menurut Klopp menghadapi Burnley sudah menjadi tantangan tersendiri sebab tim besutan Sean Dyche itu dikenal punya koordinasi pertahanan yang disiplin.
"Namun kami bisa menciptakan beberapa peluang emas, tetapi ada satu orang di sana yang selalu menggagalkannya, dialah Nick Pope," ujarnya.
Satu-satunya gol Liverpool disumbangkan oleh Andy Robertson yang menyambut umpan lambung Fabinho dengan sundulan menawan ke area yang jauh dari jangkauan Pope.
Sayangnya, Pope sebelumnya sudah berhasil melakukan penyelamatan gemilang atas dua peluang emas Mohamed Salah dan satu tembakan keras Sadio Mane, jika tidak Liverpool sudah unggul dua atau tiga gol lebih banyak atas Burnley ketika babak pertama usai.
Satu momen lain Pope gagal bereaksi ketika Roberto Firmino memperoleh peluang dari sisi kiri, tetapi kali ini tiang gawang jadi penyelamat Burnley.
Peluang-peluang terbuang itu membuat keunggulan Liverpool tak cukup meyakinkan dan Burnley bisa mencuri satu poin memanfaatkan situasi bola mati yang gagal diantisipasi sempurna oleh barisan pertahanan The Reds, berakhir dengan gol Jay Rodriguez.
"Itulah masalah dari pertandingan ini, sebab untuk banyak alasan keunggulan satu gol membuat pintu masih terbuka lebar bagi Burnley," katanya.
"Sejujurnya, saya sangat puas dengan 80 menit penampilan kami. Lebih dari puas, sebab itu mungkin penampilan terbaik kami melawan Burnley, tetapi kami tidak mencetak gol darinya dan itulah mengapa kami cuma memperoleh satu poin," pungkas Klopp.
Hasil imbang tersebut meruntuhkan ambisi Liverpool mencatatkan rekor sapu bersih laga kandang musim ini dan mereka kini cuma berpeluang menyamai rekor 18 kemenangan kandang semusim yang dimiliki Manchester City, Manchester United dan Chelsea di musim-musim sebelumnya.
Hal itu tidak lepas dari penampilan menawan Pope, yang melakukan tak kurang dari delapan penyelamatan, tiga di antaranya atas peluang berbahaya yang mungkin akan sulit diantisipasi kebanyakan kiper di Liga Inggris.
"Penampilan kami cukup bagus di hampir sepanjang laga, tapi banyak bagian pertandingan tadi seperti Liverpool melawan Nick Pope," kata Klopp dalam komentar pascalaga dilansir laman resmi Liverpool.
Menurut Klopp menghadapi Burnley sudah menjadi tantangan tersendiri sebab tim besutan Sean Dyche itu dikenal punya koordinasi pertahanan yang disiplin.
"Namun kami bisa menciptakan beberapa peluang emas, tetapi ada satu orang di sana yang selalu menggagalkannya, dialah Nick Pope," ujarnya.
Satu-satunya gol Liverpool disumbangkan oleh Andy Robertson yang menyambut umpan lambung Fabinho dengan sundulan menawan ke area yang jauh dari jangkauan Pope.
Sayangnya, Pope sebelumnya sudah berhasil melakukan penyelamatan gemilang atas dua peluang emas Mohamed Salah dan satu tembakan keras Sadio Mane, jika tidak Liverpool sudah unggul dua atau tiga gol lebih banyak atas Burnley ketika babak pertama usai.
Satu momen lain Pope gagal bereaksi ketika Roberto Firmino memperoleh peluang dari sisi kiri, tetapi kali ini tiang gawang jadi penyelamat Burnley.
Peluang-peluang terbuang itu membuat keunggulan Liverpool tak cukup meyakinkan dan Burnley bisa mencuri satu poin memanfaatkan situasi bola mati yang gagal diantisipasi sempurna oleh barisan pertahanan The Reds, berakhir dengan gol Jay Rodriguez.
"Itulah masalah dari pertandingan ini, sebab untuk banyak alasan keunggulan satu gol membuat pintu masih terbuka lebar bagi Burnley," katanya.
"Sejujurnya, saya sangat puas dengan 80 menit penampilan kami. Lebih dari puas, sebab itu mungkin penampilan terbaik kami melawan Burnley, tetapi kami tidak mencetak gol darinya dan itulah mengapa kami cuma memperoleh satu poin," pungkas Klopp.
Hasil imbang tersebut meruntuhkan ambisi Liverpool mencatatkan rekor sapu bersih laga kandang musim ini dan mereka kini cuma berpeluang menyamai rekor 18 kemenangan kandang semusim yang dimiliki Manchester City, Manchester United dan Chelsea di musim-musim sebelumnya.
Pewarta : Gilang Galiartha
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Direktur DFB Andreas sebut pihaknya sama sekali tak hubungi Jurgen Klopp
10 March 2024 5:09 WIB, 2024
Berbagai komentar para tokoh setelah Liverpool juarai Piala Liga Inggris
26 February 2024 7:28 WIB, 2024
Pesepak bola Klinsmann semakin dekat dengan pintu keluar dari Korsel
16 February 2024 6:55 WIB, 2024
Pelatih Liverpool Klopp bebaskan Diaz untuk memilih tak bermain saat lawan Luton
03 November 2023 19:52 WIB, 2023
Kritik wasit, Juergen Klopp dihukum larangan ikut bertanding oleh FA Inggris
19 May 2023 7:43 WIB, 2023
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Pelatih Anthony puji pemain Kesatria Bengawan telah kalahkan Pacific Caesar
09 February 2026 7:13 WIB