Jakarta (ANTARA) - Pebalap tuan rumah Lewis Hamilton menjuarai Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada Minggu, meskipun mendapat penalti karena menyebabkan rival utamanya Max Verstappen mengalami kecelakaan pada lap pembuka.

Hamilton yang menjadi biang keladi kecelakaan Verstappen menang di Silverstone untuk kedelapan kali setelah mengalahkan pebalap Ferrari Charles Leclerc lewat manuver larut dua putaran menjelang finis.

Leclerc harus puas finis runner-up setelah memimpin sebagian besar lomba dengan 3,871 detik di belakang sang juara dunia tujuh kali. Sedangkan Valtteri Bottas membawa mobil Mercedes kedua ke podium pada peringkat tiga, demikian laman resmi Formula 1.

"Ini balapan yang sulit secara fisik," kata Hamilton setelah meraih kemenangan ke-99 dalam kariernya. "Saya sangat bersyukur kepada penggemar, bagi saya mimpi melakukan ini di depan kalian semua."

"Upaya yang luar biasa dari tim. Saya telah mengerahkan segalanya, semua pekan, kembali ke pabrikan, berusaha menemukan performa.

"Kerjasama tim yang baik juga dengan Valtteri.... Max, dia sangat agresif. Terlepas apakah saya sepakat dengan penalti ini, saya terus saja bekerja."

Pemuncak klasemen sementara Verstappen yang start dari pole, mengakhiri perjuangannya lebih dini setelah mengalami kecelakaan pada lap pertama menyusul insiden senggolan dengan Hamilton di tikungan Copse yang merupakian salah satu tikungan tercepat dalam kalender lomba.

Balapan dihentikan sementara dan start ulang setelah kondisi trek dinyatakan aman.

Sejak restart, Leclerc memimpin lomba dan menahan Hamilton di belakangnya, namun setelah lap 15 sang pebalap Ferrari mengalami masalah pada mesinnya.

"Mesinnya berhenti, lalu hidup lagi, apa yang terjadi?" kata Leclerc lewat radio, yang mendapati Hamilton memangkas jaraknya kurang dari satu detik.

Pada saat kru tim Ferrari menyelesaikan masalah engine mapping sang pebalap Monako, ban depan Hamilton melepuh yang cukup mempengaruhi kecepatannya.

Hamilton diganjar penalti 10 detik karena insiden Verstappen dan menjalani hukuman itu ketika pitstop pada lap ke-28.

Mercedes memutuskan melakukan team order dengan memerintahkan Bottas yang saat itu berada di P2 agar memberi jalan Hamilton guna memberi tekanan kepada Charles Leclerc yang memimpin lomba dengan jarak delapan detik dengan 12 lap tersisa.

Mengetahui Hamilton memangkas jarak, Leclerc mendapat lampu hijau dari engineernya untuk tampil menekan hingga akhir lomba.

Hamilton berada dalam jarak serang DRS dalam empat lap terakhir dan harapan Leclerc mengamankan kemenangan pertamanya sekaligus bagi Ferrari musim ini pupus setelah pebalap Inggris itu melewatinya dua lap menjelang finis di Copse, tempat terjadinya insiden dengan Verstappen.

Sirkuit Silverstone yang berkapasitas penuh hingga 140.000 penonton dibuat riuh dengan suara pendukung Inggris yang menyaksikan jagoannya mengambil alih pimpinan lomba hingga menyelesaikan balapan hari itu di podium teratas.

Dengan kemenangan itu, Hamilton mengubah defisit 33 poin dari Verstappen menjadi delapan poin saja menuju balapan ke-11 di Hungaria 1 Agustus nanti.

"Ini sulit, tentunya ini balapan yang luar biasa," kata Leclerc setelah mengamankan podium untuk pertama kalinya musim ini.

"Saya mengerahkan segalanya, tapi itu tidak cukup di beberapa lap terakhir. Selamat untuk Lewis, dia melakukan tugasnya dengan luar biasa. Kami tidak menyangka bisa kompetitif juga. Secara umum, ini jauh lebih kuat dari kami biasanya."

Duet McLaren Lando Norris dan Daniel Ricciardo melengkapi finis lima besar ketika Carlos Sainz harus puas di P6 setelah kru pitstopnya  kesulitan memasang wheelnut ban depan kirinya.

Tim Alpine juga meraih poin ganda ketika Fernando Alonso dan Esteban Ocon finis P7 dan P9, mengapit mobil Aston Martin Lance Stroll.

Rookie tim AlphaTauri Yuki Tsunoda membawa pulang poin terakhir yang tersedia berkat finis P10 hari itu dengan mengalahkan rekan satu timnya, Pierre Gasly.

Sebastian Vettel gagal membawa mobil Aston Martinnya menyelesaikan lomba dan kembali ke garasi lebih dini.


 

Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024