Lombok Tengah, NTB (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyatakan pelayanan vaksinasi COVID-19 kepada anak usia 6-11 tahun setelah masuk sekolah pascalibur Idul Fitri 1443 H hingga saat ini masih belum dilanjutkan. 

"Terkait pelayanan vaksinasi anak, kami belum melakukan koordinasi dengan dinas terkait," kata Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah Suardi di Praya, Lombok Tengah, Rabu.

Vaksinasi untuk anak di Lombok Tengah belum mencapai 100 persen dari target 116 ribu dosis. Berdasarkan data jumlah capaian vaksinasi anak dosis pertama telah mencapai 93 persen. Sedangkan capaian vaksinasi dosis dua telah mencapai 73 persen atau 92 ribu dosis.

Vaksinasi di Lombok Tengah dosis pertama telah mencapai 95 persen atau 731.546 dosis dari target 767.700 dosis. Sedangkan capaian vaksinasi dosis dua mencapai 83 persen atau 638.564 dan dosis tiga telah mencapai 19 persen atau 147.526 dosis.

"Total vaksin yang telah disuntikkan itu sebanyak 1.517.636 dosis baik itu dosis satu, dosis dua dan dosis tiga," katanya.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Timur Idham Khalid mengatakan pelayanan lanjutan vaksinasi anak untuk saat ini memang belum dilakukan, karena pihaknya belum melaksanakan komunikasi dengan Dinas Kesehatan Lombok Tengah. Namun, pihaknya telah siap untuk mendukung percepatan vaksinasi anak tersebut untuk mencegah penyebaran COVID-19.

"Kami akan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Lombok Tengah. Tapi kita juga telah siap," katanya.


 

Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024