Mataram, NTB (ANTARA) - Dinas Perindustrian (Disperin) Nusa Tenggara Barat menggandeng Komunitas Industri 4.0 atau KOIN NTB untuk melakukan pemetaan terhadap industri kecil dan menengah (IKM) binaan sebagai langkah awal mewujudkan ekosistem industri yang lebih baik.

"Kami memulai dengan melakukan pemetaan bagi industri kecil dan menengah yang sudah berjalan baik pada awal 2023 ini," kata Kepala Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Industri Disperin NTB Lalu Luthfi di Mataram, NTB, Sabtu.

Sebagai langkah awal, kata dia, sebanyak 38 IKM dari berbagai macam jenis industri diundang dalam pertemuan beberapa waktu lalu.

Hal itu sebagai data awal memetakan arah IKM ke depan dan terdaftar sebagai binaan KOIN dan Disperin NTB ke depannya.

Luthfi menambahkan pemetaan tersebut dilakukan untuk akselerasi IKM agar bisa menjadi industri lebih besar atau naik kelas.

"Kita lakukan pendataan agar bisa mengakselerasi IKM agar menjadi IKM naik kelas, sehingga dari sisi produksi bisa lebih besar dan pemasaran juga," ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian NTB Nuryanti mengatakan ke depannya IKM yang masuk dalam pemetaan akan terus mendapatkan bimbingan sesuai dengan kelompok yang telah ditentukan.

"Nanti, akan dibagi sesuai dengan klasternya untuk pembinaan dan pembinaan sistematis lebih lanjut dalam sebuah program yang dinamakan Idoors. Pembinaannya mulai dari kategori akselerasi start up, akselerasi bisnis, hingga ECF, sehingga terciptanya ekosistem industrialisasi yang kita harapkan," ucapnya.

Selain pendataan dan wawancara dilakukan KOIN NTB, tim Dinas Perindustrian juga melakukan pendaftaran Sistem Informasi Manajemen Industri (Simanis) bagi IKM yang belum terdaftar.

KOIN NTB merupakan komunitas di bawah Dinas Perindustrian NTB yang kini menjadi mitra untuk menggaungkan industrialisasi di kalangan milenial guna membangun iklim dan ekosistem industri yang sistematis dan komprehensif.

Pewarta : Awaludin
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024