Banjarbaru (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap siaga menanggulangi kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayahnya selama musim kemarau.

Pada apel mitigasi karhutla dan kekeringan yang berlangsung di Banjarbaru, Sabtu, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor meminta seluruh satuan kerja perangkat daerah berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan mitigasi maupun penanggulangan dampak karhutla dan kekeringan.

Dia juga meminta para bupati dan wali kota di wilayah Kalimantan Selatan untuk meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah masing-masing.

"Selain melakukan pembasahan lahan, kita juga perlu membersihkan semak belukar yang berpotensi menjadi sumber titik api," katanya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga perlu membagikan masker kepada warga di daerah-daerah yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Di samping itu, Gubernur menyampaikan pentingnya memastikan kebutuhan air bersih warga terpenuhi selama musim kemarau.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Diauddin menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten dan kota sudah diminta meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi dampak asap karhutla terhadap kesehatan warga.

Baca juga: Dinsos Kalsel salurkan air siap saji bagi warga
Baca juga: Bupati Loteng meminta OPD kolaborasi tangani dampak kemarau

"Kita sudah membuat surat edaran ke kepala daerah kabupaten dan kota agar waspada terhadap (risiko) peningkatan ISPA (infeksi saluran pernafasan atas)," katanya.



 

Pewarta : Tumpal Andani Aritonang
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2024