Di sepak bola, yang terpenting adalah menang
Kamis, 26 September 2024 6:57 WIB
Arsip foto - Pelatih Timnas U-20 Indonesia Indra Sjafri (kanan) memberikan arahan kepada pesepak bola Dony Tri Pamungkas (kiri) saat melawan Timnas U-20 China dalam pertandingan persahabatan internasional di Stadion Madya, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Jumat (22/3/2023). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/Spt.
Jakarta (ANTARA) - Pelatih timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri mengatakan di dalam sepak bola, bermain indah tidaklah cukup. Menurutnya, yang terpenting dalam sepak bola adalah mengakhirinya dengan kemenangan.
Hal ini dikatakan pelatih 61 tahun tersebut setelah membawa timnya menang telak 4-0 pada laga pertama kualifikasi Piala Asia U-20 2025 Grup F melawan Maladewa U-20 di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu.
Indonesia bermain bagus sejak menit pertama. Namun, hingga 45 menit pertama selesai, peluang-peluang emas yang didapatkan tak ada yang berbuah gol.
"Main bagus saja gak cukup. Yang penting di sepak bola itu menang. Bagus main tapi gak menang untuk apa?," kata Indra pada jumpa pers pasca laga, Rabu.
Kata-kata ini Indra ungkapkan kepada pemainnya di ruang ganti saat timnya kesulitan mencetak gol di babak pertama. Indra kemudian melakukan perubahan cepat pada babak kedua dengan mengganti tiga pemainnya, Mufli Hidayat, Arlyansyah Abdulmanan, dan Riski Afrisal untuk memasukkan Muhamad Ragil, Meshaal Hamzah, dan Figo Dennis.
Pergantian ini sesuai dengan kemauan pelatih asal Batang Kapas, Sumatera Barat itu dimana Garuda Muda kemudian dapat mencetak empat gol dalam tempo 13 menit melalui Aditya Warman (52'), Figo Dennis (54'), Toni Firmansyah (57'), dan Jens Raven (65').
Baca juga: Jens Raven targetkan timnas U-20 jadi juara grup
Baca juga: Timnas U-20 sulit cetak gol di babak pertama
"Makanya saya bilang saya harus ganti kalian. Dua winger saya tarik keluar. Saya masuk satu striker dan masukin satu gelandang. Dan Alhamdulillah berjalan baik," jelasnya.
Lebih lanjut, Indra mengaku cukup puas dengan penampilan anak-anak asuhnya melawan Maladewa. Ia hanya sedikit menyayangkan finishing pemainnya yang kurang baik meskipun menang dengan empat gol tanpa balas.
"Tapi secara keseluruhan rest defense, counter attack dan build up, distribusi dan lain-lain, cuman finishing yang jadi masalah," tutupnya.
Hal ini dikatakan pelatih 61 tahun tersebut setelah membawa timnya menang telak 4-0 pada laga pertama kualifikasi Piala Asia U-20 2025 Grup F melawan Maladewa U-20 di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu.
Indonesia bermain bagus sejak menit pertama. Namun, hingga 45 menit pertama selesai, peluang-peluang emas yang didapatkan tak ada yang berbuah gol.
"Main bagus saja gak cukup. Yang penting di sepak bola itu menang. Bagus main tapi gak menang untuk apa?," kata Indra pada jumpa pers pasca laga, Rabu.
Kata-kata ini Indra ungkapkan kepada pemainnya di ruang ganti saat timnya kesulitan mencetak gol di babak pertama. Indra kemudian melakukan perubahan cepat pada babak kedua dengan mengganti tiga pemainnya, Mufli Hidayat, Arlyansyah Abdulmanan, dan Riski Afrisal untuk memasukkan Muhamad Ragil, Meshaal Hamzah, dan Figo Dennis.
Pergantian ini sesuai dengan kemauan pelatih asal Batang Kapas, Sumatera Barat itu dimana Garuda Muda kemudian dapat mencetak empat gol dalam tempo 13 menit melalui Aditya Warman (52'), Figo Dennis (54'), Toni Firmansyah (57'), dan Jens Raven (65').
Baca juga: Jens Raven targetkan timnas U-20 jadi juara grup
Baca juga: Timnas U-20 sulit cetak gol di babak pertama
"Makanya saya bilang saya harus ganti kalian. Dua winger saya tarik keluar. Saya masuk satu striker dan masukin satu gelandang. Dan Alhamdulillah berjalan baik," jelasnya.
Lebih lanjut, Indra mengaku cukup puas dengan penampilan anak-anak asuhnya melawan Maladewa. Ia hanya sedikit menyayangkan finishing pemainnya yang kurang baik meskipun menang dengan empat gol tanpa balas.
"Tapi secara keseluruhan rest defense, counter attack dan build up, distribusi dan lain-lain, cuman finishing yang jadi masalah," tutupnya.
Pewarta : Zaro Ezza Syachniar
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelatih Sjafri klarifikasi sebut pemain abroad belum tentu main di SEA Games
19 November 2025 7:09 WIB
Pelatih timnas Indra Sjafri klaim permainan Indonesia tak buruk meski dikalahkan Mali
16 November 2025 7:04 WIB