Jakarta (ANTARA) - Meski sudah diperkuat Megawati Hangestri, Bank Jatim tumbang 1-3 (18-25, 25-22, 18-25, dan 20-25) di tangan Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia  pada laga perdana Final Four Livoli Divisi Utama 2025 di GOR Ki Mageti, Magetan Jumat.

Kemenangan ini memperpanjang catatan tak terkalahkan Petrokimia sejak babak penyisihan di Bojonegoro.

Petrokimia Ayub Hidayat bersyukur atas hasil positif  pada laga perdana karena krusial timnya terus menjaga momentum mempertahankan performa apiknya.

​"Alhamdulillah, anak-anak bermain sesuai instruksi. Kunci kemenangan hari ini adalah fokus dan konsistensi," kata Ayuh Hidayat dalam keterangan PBVSI pada Jumat.

"Bank Jatim, apalagi diperkuat Megawati, jelas bukan lawan mudah. Kami sempat lengah di set kedua, tapi tim cepat beradaptasi. Saya tekankan ke pemain, semua lawan di Final Four ini berat, kami harus tetap waspada dan tidak boleh meremehkan siapa pun," kata Ayub.

Baca juga: Shella Bernadetha tak ada, berikut skuad Indonesia SEA Games

Pelatih Bank Jatim, Labib yang mendampingi tim, mengakui lawan tampil begitu solid sejak awal set. 

"Kehadiran Mega memang memberi dampak besar, tapi kami punya kendala di penerimaan bola pertama (receive) dan servis yang sering eror," kata Labib.

"Kami akan main lebih tenang tanpa tekanan di laga selanjutnya."

Baca juga: Italia sabet juara dunia Voli Putri 2025

​Kemenangan ini menempatkan Petrokimia pada posisi teratas klasemen Final Four. Selanjutnya, Petrokimia akan menghadapi TNI AU Electric, sementara Bank Jatim melawan Rajawali O2C.