Golkar menunggu hasil rakornis soal pilkada di NTB

id Golkar,NTB,Golkar NTB,Rakornis Golkar,pilkada serentak 2020

Golkar menunggu hasil rakornis soal pilkada di NTB

Sekretaris DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj Baiq Isvie Rupaedah. (ANTARA/Nur Imansyah).

Mataram (ANTARA) - DPD Partai Golkar Nusa Tenggara Barat hingga saat ini menunggu hasil Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar terkait sikap partai dalam menghadapi pilkada di tujuh kabupaten kota di provinsi itu.

Sekretaris DPD I Partai Golkar NTB, Hj Baiq Isvie Rupaedah di Mataram, Rabu, mengatakan, adanya pandemi COVID-19 yang melanda seluruh wilayah Indonesia berdampak pada berubahnya strategi pemenangan Partai Golkar.

Meski demikian, pihaknya optimistis dengan kekuatan mesin kader yang solid dan teruji dari tingkat DPD, DPD II hingga akar rumput selama ini, target untuk memenangi pilkada di tujuh kabupaten kota di NTB masih terbuka lebar.

"Hanya saja, strategi pemenangan partai, tentunya jelas berubah di pilkada saat Pandemi COVID-19. Makanya, kami dengar penjelasan DPP Golkar yang kebetulan Provinsi NTB dapat giliran jadwal pada Sabtu (6/6) guna mendengar arahan dari Ketua Umum DPP Golkar," kata Isvie

Menurut Ketua DPRD NTB itu, pada Pilkada serentak yang berlangsung di tujuh kabupaten/kota di NTB, yakni Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Utara, Kota Mataram, Kabupaten Bima, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, dan Kabupaten Dompu, pihaknya akan memfokuskan mengusung kader sendiri.

Meski begitu, arah dukungan calon kepala daerah di semua wilayah Indonesia, termasuk di NTB, tetap memedomi petunjuk DPP Golkar yang akan disampaikan oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

"Memang Pilkada ini tidak bisa ditunda, prinsip kami di partai siap mengikuti tahapan yang sudah ditentukan oleh KPU bersama pemerintah pusat yang proses pendaftarannya kemungkinan akan dimulai pada Agustus ini. Insya Allah, kami siap secara kepartian untuk melaksanakan dan mengikuti seluruh tahapan yang sudah terjadwal itu," jelas Isvie.

Partai Golkar sendiri mulai menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar jelang Pilkada 9 Desember 2020. Pembukaan acara ini dilakukan Senin (1/6) dan diikuti oleh 796 kader partai beringin dari berbagai daerah secara virtual.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, membuka langsung Rakornis yang sedianya berlangsung dari tanggal 2 hingga 6 Juni 2020. Dia menilai banyaknya peserta Rakornis virtual ini menandakan Golkar sebagai partai yang paling siap masuk dalam era digital.

"Era virtual ini adalah era yang menyesuaikan terhadap situasi yang ada saat ini. Semoga dengan kesiapan tersebut, maka Partai Golkar juga diharapkan yang paling siap dalam menghadapi Pilkada di era pandemi Covid dan semoga target Golkar meraih kemenangan 60 persen dapat terpenuhi," katanya.

Rakornis ini membahas soal kesiapan DPD tingkat provinsi dan kabupaten/kota dalam menghadapi Pilkada 2020. Agenda lainnya adalah mengevaluasi surat tugas dan surat penetapan sementara.

"Saya berharap Rakornis ini dapat merumuskan metode kampanye yang efektif dan efisien sesuai dengan kebijakan new normal. Metode kampanye yang tepat di era new normal akan menentukan upaya Partai Golkar mencapai target kemenangan di Pilkada 2020 sebesar 60 persen," terangnya.

Airlangga menyatakan jika Pilkada 2020 ini menjadi strategis jika dihadapkan dengan agenda Pemilu 2024.

"Tidak ada kata lain selain meraih kemenangan sebesar-sebesarnya, tugas kita adalah mengutamakan dan mengusung kader-kader terbaik yang dapat memenangkan pilkada, seoptimal mungkin," katanya.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar