Dua pasar terpaksa ditutup usai belasan pedagang positif COVID-19

id Pasar traisional, Jaktim, ditutup, covid-19

Dua pasar terpaksa ditutup usai belasan pedagang positif COVID-19

Relawan PMI Jakarta Selatan melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dalam rangka sterilisasi dan pencegahan COVID-19 pada masa normal baru, Kamis (18/6/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Jakarta (ANTARA) - Perumda Pasar Jaya menutup sementara kegiatan  perniagaan dua pasar tradisional di Jakarta Timur  mulai Jumat (28/6) setelah belasan pedagang dinyatakan positif COVID-19.

Dua pasar yang ditutup di antaranya Pasar Enjo di Jalan Pisangan Lama II dan Pasar Rawamangun di Jalan Pegambiran Raya, Rawamangun.

Kepala Pasar Enjo, Diaptra Gajah Mada, dalam keterangan tertulis, Rabu, mengemukakan sebanyak 13 dari total 110 peserta tes usap atau swab test pada Selasa (16/6), dinyatakan positif tertular COVID-19.

"Menurut laporan petugas kesehatan Kecamatan Pulo Gadung terdapat 13 orang dinyatakan positif, yakni sepuluh orang pedagang, dua orang pedagang kaki lima luar, dan satu pedagang Ampera," katanya.

Sementara di Pasar Rawamangun diinformasikan terdapat satu pedagang yang dinyatakan positif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap pada Jumat (12/6).

Manager Area 8 Perumada Pasar Jaya, Sion Purba, mengatakan kegiatan tes usap saat itu diikuti oleh 141 peserta dari kalangan pedagang.

Atas situasi tersebut, Perumda Pasar Jaya akan menghentikan aktivitas usaha kedua pasar selama tiga hari terhitung sejak hari Jumat (26/6) sampai dengan hari Minggu (28/6).

Selama masa penutupan akan dilakukan penyemprotan disinfektan oleh petugas pemadam kebakaran hingga pasar dibuka kembali pada Senin (29/6).

Secara terpisah Kasi Operasional Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan penyemprotan disinfektan rutin dilakukan setiap hari di seluruh pasar di Jakarta Timur, termasuk Pasar Enjo dan Rawamangun.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar