BNNP NTB musnahkan 85,93 gram sabu-sabu

id pemusnahan sabu,bnnp ntb,kasus narkoba

BNNP NTB musnahkan 85,93 gram sabu-sabu

Kabid Pemberantasan BNNP NTB AKBP Denny Priadi (kanan) menuang sabu-sabu ke dalam blender dalam pemusnahan barang bukti kasus kurir narkoba di NTB, Selasa (14/7/2020). (ANTARA/Dhimas B.P.)

Mataram (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat, memusnahkan barang bukti sitaan kasus narkoba jenis sabu-sabu seberat 85,93 gram.

Kepala BNNP NTB Brigjen Pol Sugianyar Dwi Putra di Mataram, Selasa, mengatakan serbuk kristal putih yang dimusnahkan ini merupakan barang bukti sitaan dari tersangka kurir narkoba berinisial AN (36) dan AD (34).

"Jadi kasusnya ini terungkap dalam masa pandemi COVID-19. Mereka memanfaatkan situasi ini sebagai celah peredaran," kata Sugianyar.

BNNP NTB menangkap kedua kurir narkoba jaringan antarprovinsi ini pada Mei lalu. Kedua tersangka dengan profesi tukang parkir dan nelayan ini diduga menjembatani pengiriman narkoba dari Batam, Kepulauan Riau. Mereka ditangkap usai mengambil paket berisi narkoba tersebut di sebuah jasa ekspedisi.

Pengiriman paket dari Batam ini dijalankan dengan modus paketan berisi handuk basah dan celana jin seperti tertulis di resi pengiriman barang.

Jumlah barang bukti yang disita dari para tersangka beratnya 87,42 gram dengan 1,49 gram disisihkan untuk uji laboratorium dan bukti di persidangan. Sisanya 85,93 gram yang kemudian dimusnahkan untuk kepentingan penyidikan.

Lebih lanjut, dikatakan bahwa keduanya yang ditetapkan sebagai tersangka telah disangkakan pidana Pasal 114 Ayat (2) Juncto Pasal 132 Ayat (1) atau Pasal 112 Ayat (2) Juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35/2009 tentang  Narkotika.

"Sekarang penanganan kasusnya sedang pemberkasan," ujarnya.

Pemusnahan di halaman Kantor BNNP NTB pada Selasa siang, dipimpin Kabid Pemberantasan BNNP NTB AKBP Denny Priadi. Kedua tersangka dan saksi dari Kejati NTB, Pengadilan Negeri Mataram, dan BBPOM Mataram, turut secara simbolis melakukan pemusnahan sabu-sabu.

Mereka yang hadir secara simbolis memusnahkan barang bukti dengan cara menuangkannya ke dalam blender dan mencampurnya dengan air dan oli bekas. Kemudian ditimbun ke dalam tanah.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar