Pemprov mulai distribusikan vaksin COVID-19 ke Mataram dan Lombok Barat

id COVID-19,Vaksi Sinovac,NTB,Kota Mataram,Lombok Barat,Pemprov NTB

Pemprov mulai distribusikan vaksin COVID-19 ke Mataram dan Lombok Barat

Petugas memasukkan boks berisikan vaksin COVID-19 buatan Sinovac untuk didistribusikan ke Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat yang sebelumnya disimpan di gedung penyimpanan di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu (13/1/2020). (ANTARA/Nur Imansyah).

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai mendistribusikan vaksin COVID-19 buatan Sinovac ke Kabupaten Lombok Barat dan Kota Mataram.

"Untuk NTB ada dua daerah yang menerima vaksin COVID-19, yakni Kota Mataram dan Lombok Barat," kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Nurhandini Eka Dewi saat melepas ekspedisi vaksin Sinovac di gedung penyimpanan vaksin di Kantor Dinas Kesehatan NTB di Mataram, Rabu.

Ia mengatakan, untuk tahap pertama vaksin COVID-19 yang didistribusikan untuk Kota Mataram sebanyak 7.000 dosis. Sedangkan, untuk Kabupaten Lombok Barat (Lobar) mendapatkan sebanyak 4.080 dosis.

"Nantinya, distribusi akan dilakukan dalam dua kali ekspedisi. Hal ini, sesuai dengan jumlah tenaga kesehatan yang telah terdata," ujarnya.

Menurut Eka, pola pendistribusian yang dilakukan dua kali pengiriman, lantaran ruang penyimpanan di Kabupaten Lombok Barat kapasitasnya terbatas. Direncanakan, sesuai jadwal menjelang 14 hari dari vaksinasi pertama akan dilanjutkan pada pengiriman sisa vaksinnya, yakni sebanyak 2.410 dosis.

Untuk pendistribusian vaksin, lanjut dia, terlebih dahulu akan didistribusikan ke Dinas Kesehatan Lobar, baru kemudian akan disalurkan ke 20 puskesmas dan dua rumah sakit di wilayah setempat.

"Pengiriman juga sekaligus disiapkan tempat penyimpanan vaksin tersebut," kata Kadis Kesehatan.

Mantan Kadis Kesehatan Lombok Tengah itu menjelaskan, khusus di Kota Mataram terdapat terdapat sekitar 7 ribu tenaga kesehatan (Nakes) dan petugas yang ada di Faskes yang terdaftar di Dinas Kesehatan setempat.

Direncanakan, kata Dokter Eka, untuk melakukan vaksinasi tahap awal rinciannya berasal dari 16 rumah sakit, 26 klinik dan 11 Puskesmas.

"Namun yang sudah di SK-kan untuk segera dilakukan vaksinasi sebanyak 22 faskes dan 11 puskesmas. Hal ini sesuai jadwal vaksinasi NTB selama Januari untuk kedua daerah tersebut disusul delapan kabupaten dan kota lainnya di NTB," jelasnya.

Seperti diketahui, saat ini telah tersedia 28.670 dosis vaksin COVID-19 Sinovac di NTB. Vaksinasi bakal dilakukan kepada 14.000 tenaga medis dan Satgas COVID-19.

Program vaksinasi di NTB diawali dengan penyuntikan vaksin perdana pada Gubernur dan Wakil Gubernur, Sekda dan Forkopimda NTB di Graha Bhakti Praja pada Kamis (14/1).

Selain itu, terkait pendistribusian dan pengamanan vaksin hingga ke masyarakat, Dinas Kesehatan NTB telah berkoordinasi dengan Polda NTB terkait tentang pendistribusian, kordinasi ini juga terkait upaya pengendalian COVID-19 dengan menghidupkan lagi Kampung Sehat Plus yang telah memiliki operasional baik di lapangan.

Adapun mengenai persiapan vaksinasi perdana, dr Eka menjelaskan bahwa screening pra vaksinasi terhadap pucuk pimpinan daerah berjalan lancar dan siap dilakukan penyuntikan vaksin.

"Pejabat kita sudah di screening hari ini untuk penyuntikan vaksin besok dan siap," katanya.


 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar