Kejaksaan-Polres Sumbawa Barat gelar rapat Dilkumjakpol

id Dilkumjapol

Kejaksaan-Polres Sumbawa Barat gelar rapat Dilkumjakpol

Kejaksaan dan Polres Sumbawa Barat mengadakan rapat koordinasi dengan Pengadilan serta Kementerian Hukum (Dilkumjakpol) dalam rangka mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan di Kedai Sawah Kecamatan Taliwang, Selasa (6/4).

Semangat penegakan hukum bertujuan untuk menyadarkan pelaku pidana
Taliwang, KSB (ANTARA) - Kejaksaan dan Polres Sumbawa Barat mengadakan rapat koordinasi dengan Pengadilan serta Kementerian Hukum (Dilkumjakpol) dalam rangka mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan di Kedai Sawah Kecamatan Taliwang, Selasa (6/4).

Rapat koordinasi tersebut juga untuk mewujudkan penegakan hukum dengan penerapan "Restorative Justice" oleh penyidik dalam penanganan tindak pidana di wilayah KSB. 

Dalam sambutannya, Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono SIK MH mengatakan rapat koordinasi ini ide dari Kajari Sumbawa Barat, sehingga semua stakeholder dapat bersinergi dalam pencapaian tujuan yang diharapkan dalam penegakan hukum. 

"Semangat penegakan hukum bertujuan untuk menyadarkan pelaku pidana," ungkap Kapolres. 

Ia juga mengatakan bahwa Kapolri yang baru ini sangat mengedepankan Restorative Justice dalam penanganan tindak pidana. 

"Bapak Kapolri mempunyai komitmen dalam transformasi menuju Polri yang presisi, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan," ujarnya. 

Kapolres meminta, agar seluruh Bhabinkamtibmas dan stakeholder bekerjasama untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Herman berpesan, sesuai arahan Presiden RI pada virtual zoom bahwa beliau memerintahkan untuk dikaji kembali terkait dengan undang-undang IT. 

"Saya mengingatkan, terkait penegakan hukum Undang-undang IT, korban harus melaporkannya sendiri dan tidak boleh diwakilkan," tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Sumbawa Barat, Suseno SH MH, mengatakan, bahwa dengan adanya rapat koordinasi ini semoga seluruh stakeholder dapat bersinergi sehingga berapapun banyak perkara pasti dapat diselesaikan. 

"Berapapun banyak perkara apabila kita sama-sama solid dan kompak maka semuanya akan terselesaikan," katanya. 

Dalam waktu dekat juga, tambah dia, akan diterapkan pengurusan E-Tilang di Kejari Sumbawa Barat sehingga masyarakat tidak lagi jauh-jauh ke Sumbawa. 

Sementara itu, Asisten 1 Setda KSB, mengatakan bahwa persoalan hukum juga pasti akan dihadapi oleh Aparatur Sipil Negara serta masyarakat, oleh karenanya, ia bersyukur dengan adanya Restorative Justice ini dapat memberi solusi cepat menyelesaikan masalah-masalah hukum di tengah masyarakat. 

"Kami harap kegiatan ini rutin dilaksanakan agar mempersolid kinerja kita ke depan," tandasnya.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar