Perburuan empat besar Everton dan Tottenham terganjal

id liga inggris,everton,tottenham,gylfi sigurdsson,harry kane

Perburuan empat besar Everton dan Tottenham terganjal

Penyerang sayap Everton James Rodriguez (kiri) berduel memperebutkan bola dengan bek Tottenham Hotspur Toby Alderweireld dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Goodison Park, Liverpool, Inggris, Jumat (16/4/2021) waktu setempat. (ANTARA/REUTERS/POOL/Peter Powell)

Jakarta (ANTARA) - Perburuan empat besar klasemen Liga Inggris yang dilakoni Everton dan Tottenham Hotspur sama-sama terganjal setelah kedua tim berbagi satu poin saat main imbang 2-2 dalam laga pekan ke-32 di Stadion Goodison Park, Jumat waktu setempat (Sabtu WIB).

Dengan hasil imbang tersebut, Tottenham membuang kesempatan untuk naik dari urutan ketujuh klasemen dan hanya memiliki 50 poin atau masih tertinggal lima poin dari empat besar.

Sedangkan Everton tertinggal satu poin persis di bawah Tottenham, tetapi masih memiliki satu laga simpanan untuk dijalani, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.

Tottenham lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-27, memanfaatkan kesalahan umpan Michael Keane yang menyundul bola tepat ke arah Harry Kane di dalam kotak penalti dan penyerang tajam tim nasional Inggris itu dengan dingin melesakkannya ke gawang tuan rumah.

Sayangnya, keunggulan itu tak bertahan lama, sebab pada menit ke-31 Gylfi Sigurdsson mampu membuat Everton menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti setelah Sergio Reguilon menjatuhkan James Rodriguez di dalam kotak terlarang.

Everton hampir berbalik unggul tujuh menit kemudian, tetapi kali ini kiper Hugo Lloris dengan sigap melakukan penyelamatan atas tembakan James.

Tim besutan Carlo Ancelotti kembali menciptakan peluang di pengujung babak pertama melalui umpan silang matang kiriman James, sayang tandukan Ben Godfrey masih melambung di atas mistar gawang.

Tottenham memasuki babak kedua dengan misi merestorasi keunggulan dan tujuh menit selepas sepak lanjut mereka hampir sukses melakukannya jika saja kiper Jordan Pickford tak melakukan penyelamatan gemilang atas tembakan Son Heung-min.

Pasukan Jose Mourinho terus mengancam dan berusaha memanfaatkan situasi sepak pojok pada menit ke-57 yang dikirimkan oleh Son dan berhasil disambut sundulan Toby Alderweireld, tetapi bola membentur tiang gawang.

Tiga menit kemudian, Richarlison sukses memperdaya Lloris untuk menjebol gawang Tottenham, tetapi gol itu segera dianulir karena hakim garis sudah mengangkat bendera pertanda offside di tepi lapangan.

Pada menit ke-62, Everton sukses berbalik memimpin atas Tottenham ketika Sigurdsson mengakhiri umpan satu dua sentuhan bersama Richarlison dengan tembakan voli yang bersarang ke pojok kiri bawah gawang tim tamu.

Akan tetapi keunggulan Everton tak bertahan lama, sebab enam menit kemudian Kane mampu mencetak gol keduanya lagi-lagi memanfaatkan blunder sapuan Keane yang membuat Tottenham menyamakan kedudukan 2-2.

Kane hampir melengkapi penampilannya dengan trigol sempurna, ketika menanduk bola umpan silang, tetapi sundulannya yang sudah tak terjangkau Pickford hanya menyerempet mistar gawang.

Lima menit jelang bubaran normal, Everton punya peluang emas untuk kembali memimpin, sayangnya Lloris mementahkan tembakan Joshua King dan bola muntah yang berusaha disambar oleh Richarlison masih melambung tinggi di atas mistar gawang, memaksa skor imbang bertahan hingga peluit tanda laga usai terdengar.

Tottenham selanjutnya akan menjalani laga tunda pekan ke-29 pada Rabu (21/4) dengan menjamu Southampton di London, dua hari sebelum Everton bertandang ke markas Arsenal.

Pada Minggu (25/4) akhir pekan depan, Tottenham juga berkesempatan menyudahi paceklik trofi mereka saat melakoni laga final Piala Liga Inggris melawan Manchester City di Wembley.
 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar