Kapolda NTB memaknai HUT Bhayangkara sebagai wujud Polri cegah COVID-19

id kapolda ntb,hut bhayangkara ke-75,irjen iqbal,pencegahan covid-19

Kapolda NTB memaknai HUT Bhayangkara sebagai wujud Polri cegah COVID-19

Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal ketika mengikuti upacara HUT Bhayangkara Ke-75 di Lapangan Bhara Daksa Mapolda NTB, Kamis. (ANTARA/HO-Polda NTB)

Mataram (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Irjen Pol Mohammad Iqbal memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-75 sebagai wujud nyata dari kinerja Polri dalam upaya mencegah penyebaran serta menanggulangi dampak pandemi COVID-19 di tengah masyarakat.

"Sebagai salah satu 'backbone' untuk mengatasi pandemi COVID-19 dan menjaga agar ekonomi masyarakat tetap produktif, kami mendominasikan kinerja untuk pengendalian COVID-19, khususnya di NTB," kata Iqbal disela acara syukuran HUT Bhayangkara Ke-75 di Lapangan Bhara Daksa Mapolda NTB, Kamis.

Wujud nyata tersebut, jelasnya, dilaksanakan Polri dengan mengedepankan langkah-langkah strategis dan terpadu. Bahkan dengan adanya dukungan dari pemerintah, langkah tersebut berjalan sukses di lapangan.

Salah satunya dengan memberikan dorongan bagi DPRD NTB dan Pemerintah Provinsi NTB untuk menerbitkan sebuah regulasi yang akhirnya menjadi dasar pemerintah dalam mencegah penularan COVID-19 di tengah masyarakat.

Regulasi itu kemudian terimplementasikan dalam Peraturan Daerah Nusa Tenggara Barat Nomor 7/2020 tentang Penanggulangan Penyakit Menular.

Bahkan dalam aturan turunannya, yakni pada Peraturan Gubernur (Pergub) NTB Nomor 50/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19, telah diatur denda serta sanksi bagi para pelanggar.

"Alhamdulillah dengan adanya perda itu, Pemprov NTB menjadi yang pertama mewujudkan program nasional di tingkat daerah, dan dari perda itu, kita mendapat kekuatan untuk memaksa masyarakat mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.

Selain itu, ada juga bentuk terobosan kreatif yang kini menjadi salah satu program andalan Polda NTB di tengah pandemi COVID-19. Program yang lahir dari gagasan Irjen Pol Mohammad Iqbal ini adalah Kampung Sehat NTB (Nurut Tatanan Baru).

Program yang pernah dilombakan pada tingkat desa dan kelurahan Se-NTB ini menjadi sarana implementasi kebijakan Kapolri dalam mengatasi dampak COVID-19.

Untuk saat ini, Polda NTB bersama pemerintah tengah mengejar target vaksinasi COVID-19 dari 70 persen jumlah populasi masyarakat NTB, yakni sebanyak 3,57 juta.

Dari jumlah tersebut, Mabes Polri memberikan target harian untuk pencapaian vaksinasi di NTB. Jumlahnya mencapai 20.770 orang perharinya

Dengan adanya target tersebut, Iqbal menyatakan bahwa jajarannya telah melakukan pemetaan di lapangan. Seluruh sarana kepolisian di kabupaten dan kota kini disiapkan sebagai gerai vaksinasi.

"Jumlah gerai vaksinasi dari kami yang ada sekarang sudah mencapai 119 titik," ucap dia.

Belum lagi dengan adanya dukungan dari pihak pemerintah yang mengaktifkan 41 rumah sakit dengan 174 puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di NTB

Dengan begitu, Iqbal meyakini target tersebut bisa tercapai dalam periode tiga bulan terhitung sejak pelaksanaan vaksinasi massal di akhir Juni lalu.

"Seperti yang kita lihat bersama pada pelaksanaan vaksinasi massal pertama, kita dapat 33 ribu lebih dalam sehari. Apabila giat vaksinasi ini bisa terus digalakkan, InsyaAllah angka 70 persen dari jumlah populasi itu bisa terlampaui dalam target tiga bulan," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2021