"Bazar murah yang berlangsung hari ini, untuk memudahkan ibu rumah tangga dan masyarakat bisa membeli dan mendapatkan kebutuhan sehari-hari," kata Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah dalam keterangan tertulis diterima wartawan di Mataram, Jumat.
Ia mengatakan, sejumlah kebutuhan pokok yang dijual seperti sayur, beras, telur, minyak goreng, ikan dan kebutuhan rumah tangga lainnya dengan harga yang murah dan lebih baik, sehingga bisa menjadi sarana anggota dan kader PKK bersama masyarakat untuk bersilaturahmi dan merasakan geliat TP PKK NTB.
"Kebetulan tahun ini adalah ulang tahun emas yang diperingati diseluruh Indonesia," ujar Ketua Dekranasda NTB tersebut.
Dalam rangka peringati HKG PPK, TP PKK NTB menggelar berbagai kegiatan, seperti pasar murah, bakti sosial, dan penghijauan.
Berbagai jenis kebutuhan sembako yang dijual seperti beras 10 kg yang biasa di pasar Rp105.000-110.000 dijual Rp100.000. Begitupun harga telur ayam 1 terai di pasar Rp45.000, dijual Rp40.000. Kemudian gula pasir 1 kg dijual Rp14 ribu.
Begitupun harga Sembako dan bahan pokok lainnya, dijual dengan harga yang lebih murah dibanding harga di pasar pada umumnya.
Sementara itu, salah satu IRT yang berbelanja pada bazar murah, Nia (56) asal Mataram, mengatakan bahwa kegiatan bazar murah seperti ini, sangat membantu masyarakat.
"Kalau bisa harus sering menggelar acara seperti ini," katanya.
Karena para IRT dapat memperoleh harga yang lebih murah dibanding di pasar umumnya. Harga yang dijual oleh UMKM harganya hemat untuk masyarakat.
"Saya beli ikan nila di pasar murah 1 kg harganya Rp20.000, kalau di pasar harganya Rp30.000-35.000.
Hal yang sama disampaikan Endang (45) warga Pejeruk, ia memuji bazar murah seperti ini. Karena sangat membantu para ibu-ibu rumah tangga.
"Harga-harga kebutuhan dapur disini jauh lebih murah,"
Harga sayuran, misalnya disini cabe 1 kg Rp25 ribu di pasar umum harganya berkisar Rp35 hingga Rp45 ribu. Begitupun harga minyak goreng 2 kg dapat diperoleh dengan harga Rp34 ribu, dibanding harga di luar Rp47 ribu.
Ia berharap jelang bulan Ramadan yang biasanya harga sembako naik, pemerintah harus lebih banyak mengadakan pasar murah untuk membantu masyarakat.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor:
Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026