Dari pantauan di Mataram, Rabu, mereka sebagian besar menggelar dagangannya di kawasan Taman Bumi Gora di Jalan Udayana, Mataram, karena kawasan tersebut akan menjadi salah satu pusat keramaian pada malam pergantian tahun.
Puluhan PKL sejak siang telah memasang tenda sebagai tempat berjualan, disamping sejumlah tenda yang telah disiapkan pemerintah.
Muslim (40) salah seorang PKL mengatakan dirinya telah berjualan di kawasan Bumi Gora sejak setahun lalu dengan menjual makanan ringan seperti pisang goreng, kue basah, kopi dan air mineral.
Taman Bumi Gora setiap hari ramai dikunjungi warga masyarakat, baik yang datang dari Lombok Barat, Lombok Tengah dan Lombok Timur, apalagi pada malam tahun baru.
Kawasan Taman Bumi Gora yang memanjang sekitar dua kilometer dipenuhi PKL yang tidak hanya berasal dari Kota Mataram, tetapi juga dari luar kota seperti Narmada, Kabupaten Lombok Barat.
Khusus PKL yang datang dari Namrada, mereka berjualan sate khas tradisional yang dikenal dengan Sate Bulayak.
Sate Bulayak terbuat dari daging sapi, sedangkan bulayak sejenis ketupat dengan bentuk memanjang dibungkus dengan daun aren muda.
"Harga satu porsi sate bulayak biasanya Rp12.000, namun pada malam tahun baru biasanya harganya naik menjadi Rp15.000 setiap porsi," katanya.
Ia menyebutkan satu porsi sate bulayak terdiri 10 tusuk sate dan lima bulayak.(*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026