Delapan negara seminar sda tropis di NTB

id Seminar Internasional

Delapan negara seminar sda tropis di NTB

(1)

"Mereka berbicara hasil riset terbaru yang sudah dikerjakan, harapannya apa yang dipaparkan bisa dimanfaatkan untuk membangun NTB"
Mataram (Antara NTB) - Belasan peneliti dari delapan negara kawasan Asia dan Amerika Serikat menjadi pemateri seminar internasional ilmu pengetahuan dan teknologi bertema keragaman sumber daya alam tropis yang diselenggarakan Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis.

"Mereka berbicara hasil riset terbaru yang sudah dikerjakan, harapannya apa yang dipaparkan bisa dimanfaatkan untuk membangun perekonomian Nusa Tenggara Barat (NTB)," kata Rektor Universitas Mataram (Unram) Prof H Sunarpi, usai acara pembukaan di Mataram, Kamis.

Para peneliti itu, kata dia, berasal dari Malaysia, Singapura, Filipina, India, Australia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat. Mereka sengaja diundang untuk memberikan pemaparan tentang hasil kajian ilmiahnya mengenai sumber daya alam (SDA) tropis.

Sejumlah peneliti dari universitas ternama di Pulau Jawa juga ikut ambil bagian sebagai peserta. Para dosen dari Unram juga tidak ketinggalan berpartisipasi.

Beberapa hasil penelitian yang dipaparkan di hadapan dosen dan mahasiswa Unram oleh para peneliti internasional itu, seperti hasil penelitian tentang rumput laut, peternakan dan tentang mikro biologi.

Unram, kata Sunarpi, menggelar seminar internasional bertema keragaman SDA tropis karena NTB merupakan daerah kepulauan dengan SDA melimpah, namun perlu upaya sungguh-sungguh untuk mengekplorasi dan mengembangkannya, sehingga mampu mendorong ekonomi daerah.

Dengan ilmu pengetahuan dan teknologi diharapkan SDA NTB bisa digarap agar bisa membuka lapangan kerja baru dan menekan angka kemiskinan.

"Kita perlu berbagi pendapat dari berbagai pakar, tidak hanya di dalam negeri, tapi juga dari negara-negara lain," ujarnya.

Menurut dia, para peserta seminar yang terdiri atas dosen dan mahasiswa bisa menggali informasi lebih dalam dari para peneliti internasional yang menjadi pemateri, sehingga wawasan mereka menjadi lebih luas.

Hasil seminar, lanjut Sunarpi, juga akan menjadi rekomendasi yang akan dipublikasikan dan disampaikan kepada pemerintah daerah di NTB, sebagai bahan dalam mengambil kebijakan terkait pengelolaan SDA untuk kesejahteraan rakyat.

"Panitia akan mengekstrak rekomendasi ke pemerintah daerah di NTB, selaku yang punya kebijakan," katanya.

Unram juga berencana akan menggelar seminar internasional di bidang sosial, ekonomi dan pariwisata pada November 2015. (*)
Pewarta :
Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar