Polres Mataram Instruksikan Personel Siaga Rawan Bencana

Pewarta : id Polisi Bencana

ilustrasi - Polisi menggelar apel siaga bencana. (ANTARA Foto)

Mataram (Antara NTB) - Kepala Kepolisian Resor Mataram, Nusa Tenggara Barat, menginstruksikan seluruh personelnya yang mengemban tugas di wilayah polsek untuk tetap bersiaga di lokasi rawan bencana alam.

"Seperti apa yang telah disampaikan pimpinan kami, personel yang bertugas di polsek-polsek diperintahkan untuk tetap bersiaga di titik-titik rawan bencana," kata Kasubbag Humas Polres Mataram AKP I Made Arnawa di Mataram, Rabu.

Dia menjelaskan, Kapolres Mataram AKBP Muhammad menyampaikan instruksi tersebut agar polisi dapat mengamankan dan menjaga keselamatan masyarakat yang dilanda bencana.

Seperti hujan yang disertai dengan angin puting beliung pada Selasa (17/10) sore. Akibat bencana yang datang tidak terduga itu, banyak pohon besar bertumbangan dan puluhan rumah warga serta sejumlah fasilitas umum rusak.

Untuk di wilayah hukum Polres Mataram, dampak dari bencana alam tersebut sebagian besar dirasakan masyarakat yang berada di Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.

"Menurut laporan yang kami terima, dampak terparah ada di Desa Bug-bug, Kecamatan Lingsar. Disana tercatat ada puluhan rumah warga yang rusak," ujarnya.

Bahkan akibat dari hujan yang disertai angin puting beliung tersebut, tercatat ada dua warga Desa Bug-bug, Kecamatan Lingsar, menjadi korban.

"Informasinya ada korban yang mengalami luka-luka akibat tertimpa ranting pohon dan atap rumah," kata Arnawa.

Lebih lanjut, untuk mengantisipasi bencana alam yang tidak menutup kemungkinan akan datang lagi di tengah musim penghujan ini, pihak kepolisian lebih meningkatkan koordinasinya dengan tim BPBD, PLN, dinas pertamanan kota maupun stakeholder yang menangani masalah bencana alam. (*)
Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar