Anggota DPD Ajak Warga Sukseskan Pilkada NTB

id PILKADA NTB

Kita mendorong masyarakat NTB lebih dewasa menghadapi dinamika politik
Mataram (Antara NTB) - Anggota DPD RI Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi mengajak warga Nusa Tenggara Barat untuk menyukseskan Pilkada 2018.

"Kita mendorong masyarakat NTB lebih dewasa menghadapi dinamika politik," kata Baiq Diah Ratu Ganefi di Mataram, Selasa.

Ia menilai, pilkada serentak yang berlangsung 2018 di NTB, menuntut kejelian masyarakat untuk memilih pemimpin terbaik. Karenanya, pihaknya berharap tingkat partisipasi masyarakat pada pilkada serentak 2018 lebih tinggi dari pilkada sebelumnya.

"Jangan acuh terhadap pilkada," ujarnya.
Menurutnya, persoalan terkini yang dihadapi masyarakat cenderung menyangkut persoalan ekonomi. Karenanya, ia khawatir hal itu justru menimbulkan apatisme masyarakat dalam mengikuti pilkada. Sebab, anggapan bahwa asalkan asap dapur mengepul lebih penting dari memilih calon pemimpin harus dihilangkan.

Karena itu, anggota Komite II Sumber Daya Alam dan Ekonomi di DPD RI mendorong agar politisi terutama kandidat bakal calon kepala daerah mengedepankan visi-misi dan adu argumentasi. Sehingga, dapat memberikan pendidikan politik bagi masyarakat.

Baiq Diyah yang juga Ketua DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) NTB ini yakin bakal calon kepala daerah punya visi perubahan. Masyarakat nantinya tidak hanya disajikan janji-janji manis yang justru terlupakan setelah terpilih.

"Paling penting itu peduli pada masyarakat dan tidak memberikan janji-janji manis saja kalau turun ke bawah," ucapnya.

Lebih jauh, ia menilai kepemimpinan Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi dan Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin banyak menunjukkan terobosan.

NTB pun sudah banyak meraih beragam prestasi baik level nasional maupun internasional. Berkaca dari itu, dia berharap pilkada serentak di NTB dapat menghasilkan pemimpin berkualitas.

"Kita membutuhkan pemimpin yang punya daya gedor tinggi, selalu berinovasi, dan lainnya, untuk kemajuan NTB," katanya. (*)

Editor: Nur Imansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar