Tiga Peserta Independen akan Bertarung di Pilkada Kota Bima

id Pilkada Kota Bima

"Kami akan memverifikasi sebelum menetapkan pasangan calon pada 12 Februari 2018"
Mataram (Antaranews NTB) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, menerima pendaftaran empat pasang bakal calon peserta pilkada 2018 yang tiga di antaranya akan bertarung melalui jalur perseorangan atau independen.

Ketua KPU Kota Bima Bukhari melalui keterangan tertulis yang diterima di Mataram, Rabu malam, dari jalur perseorangan, Taufik La Tofi-Usman AK, dan Sudirman-Syafiudin mendaftarkan diri pada 8 Januari 2018 atau pada hari pertama masa pendaftaran.

Pasangan ketiga adalah Subhan-Wahyudin. Paket dengan yel-yel "SW Mataho" itu mendaftar pada Rabu (10/1), atau hari terakhir masa pendaftaran. Mereka datang ke KPU Kota Bima pada pukul 11.45 WITA bersama pendukungnya.

Bukhari menambahkan pasangan calon yang diusung oleh gabungan partai politik adalah Muhammad Lutfi-Feri Sofyan. Pasangan tersebut mendaftar pada Senin (8/1).

"Dokumen yang diserahkan oleh empat bakal pasangan calon pada saat pendaftaran akan kami verifikasi sebelum menetapkan pasangan calon pada 12 Februari 2018," ujarnya.

Terkait dengan syarat dukungan kepada bakal pasangan calon perseorangan, pihaknya telah melakukan rekapitulasi. Dari hasil rekapitulasi yang telah diverifikasi, bakal pasangan calpn Subhan H Nur-Wahyudin memperoleh dukungan yang dinyatakan memenuhi syarat sebanyak 8.166 orang.

Artinya masih ada kekurangan sekitar 2.269 dukungan dari syarat minimum sebanyak 10.435 dukungan yang dibebankan kepada calon perseorangan.

Di dalam Peraturan KPU, lanjut Bukhari, bakal calon perseorangan harus memenuhi kekurangan tersebut menjadi dua kali lipat sejumlah kekurangan itu dalam masa perbaikan mulai 18-20 Januari 2018.

"Artinya pasangan Subhan-Wahyudin, harus memenuhi lagi dukungan perbaikan sebanyak 4.538 dukungan berupa kartu tanda penduduk Kota Bima," katanya. (*)

Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar