Arsenal Tantang City di Final Piala Liga

id Arsenal Tantang City

Pemain Arsenal (Antaranews/Reuters)

         London (Antara/Reuters) - Arsenal bangkit dari tertinggal satu gol saat melawan seteru lamanya Chelsea untuk mencapai final Piala Liga ketika Granit Xhaka mencetak gol untuk melengkapi kemenangan 2-1 pada leg kedua pada Rabu, yang membuat mereka akan berhadapan dengan Manchester City di Wembley.

        Tidak ada yang memisahkan kedua tim setelah leg pertama semifinal di Stamford Bride yang berakhir imbang tanpa gol dua pekan silam, namun skor imbang kemudian dipecahkan ketika Chelsea membuka keunggulan melalui Eden Hazard pada menit ketujuh di Stadion Emirates.

        Pertanyaan-pertanyaan mengenai kegigihan Arsenal dalam menghadapi situasi sulit segera terhapus ketika mereka menyamakan kedudukan lima menit kemudian melalui gol bunuh diri Antonio Rudiger, sebelum mereka membalikkan situasi untuk menguntungkan diri sendiri.

        Gelandang Xhaka berubah menjadi predator 15 menit setelah turun minum untuk melakukan penyelesaian dari jarak dekat dan lini belakang Arsenal tetap kokoh seperti batu karang pada sisa waktu jalannya pertandingan, untuk menyiapkan final menarik melawan pemuncak klasemen Liga Inggris City pada 25 Februari.

        Kedua tim bertemu untuk kelima kalinya musim ini dan sudah jelas bahwa situasi familiar itu menimbulkan derajat kekerasan tertentu, sebagaimana sejumlah tekel keras sudah diterapkan sejak fase awal laga.

        Arsenal hanya kalah satu kali dari tujuh pertandingan sebelumnya melawan Chelsea, namun mereka berada di bawah tekanan ketika Hazard membawa tim tamu unggul, dengan tenang menaklukkan David Ospina setelah Chelsea membongkar pertahanan tuan rumah.

        Stadion Emirates terpaku ketika Chelsea menguasai bola namun tuan rumah mampu menyamakan kedudukan setelah 12 menit untuk membawa para penggemar kembali bersemangat dan merayakan kebangkitan Arsenal.

        Tendangan sudut diteruskan oleh Nacho Monreal yang tandukannya membentur kepala Marcos Alonso sebelum menyenggol Rudiger dan membuat kiper Chelsea Willy Caballero tersentak.

        Chelsea mendapat masalah cedera ketika Willian harus meninggalkan lapangan karena apa yang terlihat sebagai cedera otot paha belakang pada menit ke-29, dan kepergiannya memberikan kesempatan melakukan debut bagi Ross Barkley.

        Hal itu terlihat sebagai pergeseran momentum yang menguntungkan Arsenal, ketika tuan rumah menyelesaikan babak pertama dengan keunggulan, di mana upaya Mesut Ozil melebar, sebelum mereka berbalik unggul setelah turun minum.

        Bola operan Lacazette terdefleksi Rudiger menuju jalur pergerakan Xhaka, yang merentangkan kakinya dan menyambar bola melewati Caballero dari jarak dekat.

        Dari momen itu Chelsea jarang menciptakan peluang ketika Arsenal tetap kokoh di belakang dan tajam saat melakukan serangan balik, di mana peluang terbaik dimiliki Alex Iwobi yang upayanya dari jarak 15 meter dapat digagalkan kaki Caballero. (*)
Pewarta :
Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar