Pameran perbankan syariah Mataram targetkan transaksi Rp5 miliar

id OJK NTB,Perbankan syariah

Pemukulan gendang sebagai tanda dibukanya Pameran Perbankan Syariah oleh para pejabat OJK dan Pemprov NTB serta Bank Danamon. (Foto Antaranews NTB/Awaludin)

Mudah-mudahan target tersebut bisa tercapai, baik melalui pembukaan 3.000 buku rekening tabungan maupun transaksi pembiayaan
Mataram (Antaranews NTB) - Otoritas Jasa Keuangan mentargetkan nilai transaski pembukaan rekening tabungan dan pembiayaan pada Expo iB Vaganza atau Pameran Perbankan Syariah 2018 di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mencapai Rp5 miliar.

"Mudah-mudahan target tersebut bisa tercapai, baik melalui pembukaan 3.000 buku rekening tabungan maupun transaksi pembiayaan," kata Kepala OJK NTB Farid Faletehan, usai pembukaan Expo iB Vaganza 2018 di Mataram, Jumat.

Sebagai ibu kota Provinsi NTB, kata dia, Mataram terpilih sebagai salah satu kota pelaksanaan iB Vaganza karena dinilai sebagai salah satu daerah yang sangat potensial.

Dengan julukan "Bumi Seribu Masjid", NTB menyimpan potensi besar pengembangan ekonomi syariah secara organik.

Selain itu, lanjut Farid, dengan dicanangkannya wisata halal oleh Pemprov NTB, maka semakin mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis syariah.

"Dengan adanya potensi dimaksud, diharapkan pelaku perbankan syariah dan wisata halal di NTB dapat saling bersinergi," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Farid memaparkan jumlah total aset gross bank umum syariah (BUS) dan unit usaha syariah (UUS) di NTB mencapai Rp3,93 triliun hingga Mei 2018.

Sementara dana pihak ketiga (DPK) dan pembiayaan yang disalurkan masing-masing sebesar Rp1,83 triliun dan Rp3,28 triliun.

"Adapun, tingkat literasi keuangan syariah di NTB (posisi 2016), sebesar 5,09 persen dan tingkat inklusi sebesar 8,36 persen," katanya.

OJK terus menekankan pentingnya sosialisasi dan edukasi kepada publik mengenai produk dan jasa layanan keuangan syariah yang semakin beragam dan bermanfaat besar bagi masyarakat sekaligus meningkatkan akses masyarakat ke sektor keuangan sesuai dengan program literasi pemerintah.

"Kami berharap Expo iB Vaganza yang digelar mulai 2-5 Agustus 2018 dapat mendorong pengembangan keuangan syariah khususnya di NTB," kata Farid.

Dalam pameran perbankan syariah tersebut, OJK juga menyelenggarakan iB Goes To Mosque bekerja sama dengan Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI), dan Kelompok Studi Ekonomi Islam Universitas Mataram, pada 4 Agustus 2018. Target peserta adalah pengurus masjid dan jamaah di Islamic Center NTB.

Selain itu, dalam rangka mempermudah proses analisis pemberian pembiayaan, masyarakat dapat memanfaatkan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) di gerai OJK untuk mendapatkan layanan informasi debitur (iDeb) sepanjang penyelenggaraan Expo iB Vaganza. (*)
Pewarta :
Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar