Gubernur NTB: kepala daerah bukan raja

id Gubernur NTB,Doktor Zul,kepala daerah bukan raja

Gubernur NTB Zulkieflimansyah.

Zaman sekarang menjadi gubernur, menjadi bupati/wali kota, dalam ekonomi yang terbuka harus disikapi dengan cara yang berbeda
Mataram (Antaranews NTB) - Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah mengingatkan kepala daerah bukan penguasa atau raja, melainkan sosok yang memiliki kesadaran berkorban untuk masyarakat.

"Zaman sekarang menjadi gubernur, menjadi bupati/wali kota, dalam ekonomi yang terbuka harus disikapi dengan cara yang berbeda," katanya usai melakukan pelantikan Bupati/Wakil Bupati Lombok Timur H. Sukiman Azmi dan H. Rumaksi dan Wali Kota/Wakil Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi dan Feri Sofiyan, Rabu.

Di hadapan kedua kepala daerah yang baru dilantik, Doktor Zul sapaan akrab Gubernur NTB mengatakan bahwa pelantikan bupati/wali kota di NTB merupakan satu momentum bersejarah karena baru saja pelantikan Gubernur/Wakil Gubernur NTB beberapa waktu yang lalu.

Saat ini tantangan di NTB tidak sederhana. Oleh karena itu, Doktor Zul meminta kepala daerah, khususnya Bupati Lombok Timur, karena Lombok Timur merupakan satu daerah yang terkena dampak bencana gempa beberapa waktu lalu dapat membuat rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lebih cepat.

"Semoga dengan hadirnya bupati yang baru bisa membuat rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lebih cepat," kata Doktor Zul.

Gubernur juga mengajak kepala daerah untuk mulai menyemangati masyarakat terdampak untuk berbenah dengan melakukan apa yang bisa mereka lakukan, tanpa harus menunggu bantuan dari luar.

Gubernur berharap kepada bupati dan wali kota yang dilantik untuk melakukan pemaknaan yang sederhana terhadap amanah yang diberikan oleh masyarakat.

"Siapa yang memaknai amanah ini dengan baik, insyaallah akan mendatangkan keberkahan buat kita semua," ucapnya.

Di hadapan para pejabat yang hadir dalam pelantikan tersebut, Doktor Zul mengatakan bahwa saat ini bukan saatnya lagi menjadi pimpinan daerah yang feodal, bukan lagi saatnya pimpinan daerah menguntungkan banyak hal.

"Saat ini, ekonomi kita adalah ekonomi yang terbuka, tugas utama yang mendinamisasi ekonomi itu adalah dunia usaha. Tugas kepala daerah sebagai pelayan masyarakat adalah membuat iklim, memastikan daerah kita kondusif untuk bisnis komoditas investasi," kata Gubernur. (*)
Pewarta :
Editor: Nur Imansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar