Kemenlu sampaikan Lombok aman dikunjungi wisatawan

id Lombok bangkit

Sejumlah penari mementaskan tarian "Bisok Menik" saat penutupan Sail Moyo Tambora 2018 di Pelabuhan Gili Mas, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, NTB, Rabu (19/9). Penutupan Sail Moyo Tambora 2018 yang bertema Lombok Bangkit yang diisi dengan berbagai kegiatan budaya tersebut sekaligus untuk mempromosikan kepada wisatawan bahwa Lombok aman untuk dikunjungi pascagempa.ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi. (1) (1/)

Lombok Utara (Antaranews NTB) - Kementerian Luar Negeri menyampaikan pesan bahwa Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat aman dikunjungi wisatawan pascagempa yang terjadi pada akhir Juli hingga Agustus 2018.

"Kita lihat sekarang Lombok sudah aman, indah dan bisa dikunjungi," kata Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Mohammad Fachir saat mendampingi Duta Besar (Dubes) negara sahabat dalam rangka pembangunan masjid di Dusun Karang Langu, Desa Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Jumat.

Ia menyampaikan, apresiasi atas kehadiran para Dubes negara sahabat yang mengunjungi Lombok. Diharapkan, melalui kehadiran para Dubes tersebut, dapat mempromosikan pariwisata NTB khususnya Lombok di warganya masing-masing.

"Kita akan minta para dubes dan perwakilan kedutaan untuk menunjukkan Lombok aman dikunjungi, itu yang perlu kita edukasi publik luar negeri, pesannya bahwa Lombok sudah aman bisa dikunjungi dan indah," katanya.

Diketahui, Kementerian Luar Negeri mengajak 20 duta besar negara sahabat di Jakarta mengikuti?Diplomatic Tour selama dua hari, 9-10 November 2018. Tujuan kegiatan ini adalah untuk membangkitkan kembali pariwisata di Lombok?setelah terjadinya bencana gempa selama sebulan sejak 29 Juli 2018. 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar