Kapolres Mataram besuk korban gempa

id kapolres mataram,jenguk korban,gempa lombok

Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam membesuk korban gempa yang tertimpa runtuhan bangunan di Puskesmas Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Kamis (6/12/2018). (Foto Antaranews NTB/Ist)

Tadi kita lihat kondisinya yang sedang dirawat di Puskesmas. Ada tiga korban, tetapi dua sudah dibolehkan pulang
Mataram (Antaranews NTB) - Kapolres Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), AKBP Saiful Alam, membesuk warga Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, korban gempa bumi yang terjadi Kamis pagi, pukul 09.02 Wita.

"Tadi kita lihat kondisinya yang sedang dirawat di Puskesmas. Ada tiga korban, tetapi dua sudah dibolehkan pulang," katanya yang ditemui wartawan di Mapolres Mataram, Kamis.

Kapolres menjelaskan, bahwa satu korban yang masih mendapat perawatan medis di Puskesmas Sigerongan, Kecamatan Lingsar, adalah seorang tukang bangunan berusia 70 Tahun bernama Amaq Sirah.

Ketika gempa terjadi, Amaq Sirah yang sedang mengerjakan atap bangunan dari kayu tersebut lompat ke bawah. Namun bangunan yang nampaknya masih belum kokoh itu roboh hingga menimpa tubuh Amaq Sirah yang sudah berada dibawah bangunan.

"Jadi bibirnya sobek, ada tujuh jahitan," ujar Kapolres.

Untuk sementara ini, warga yang menjadi korban gempa diketahuinya hanya ada di wilayah hukumnya, yakni di Kecamatan Lingsar saja.

"Sementara ini dari laporan, cuma ada di sana (Lingsar) saja. Semoga tidak ada lagi," katanya.

Lebih lanjut, Kapolres mengimbau kepada warganya untuk lebih waspada. Ketika bencana gempa bumi datang diharapkan untuk tidak panik melainkan bergegas ke tempat yang lebih aman.

"Memang menyelamatkan diri itu penting, tetapi harapannya warga tidak panik dalam menyelamatkan diri. Bergegas dan berlindung saja ke tempat yang lebih aman," katanya.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar