Bupati Lombok Utara resmikan peletakan batu pertama RIKA di Dusun Gol

id Gempa Lombok,Rika,Lombok Utara,Najmul Akhyar

Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar, melakukan peletakan batu pertama pembangunan RIKA di Dusun Gol, Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Jumat (11/1). (Foto Antaranews NTB/Humas KLU)

Saya berharap REKOMPAK dan pendamping dapat terus membantu masyarakat
Lombok Utara (Antaranews NTB) - Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar,  melakukan peletakan batu pertama pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah korban gempa bumi berupa pembangunan rumah instan kayu (RIKA) di Dusun Gol, Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Jumat (11/1).

Hadir bersama bupati, Camat Tanjung Samsudin M.Pd, Fasilitator Kementerian PUPR, Perwakilan BPBD Kabupaten Lombok Utara, pendamping pokmas, Kepala Desa Medana, dan warga masyarakat penerima bantuan stimulan RIKA.

Camat Tanjung Samsudin, M.Pd, pada awal sambutan mengatakan peletakan batu pertama RIKA di Dusun Gol, dan Dusun Kopang, tersebut diintegrasikan. 

"Bangunan RIKA di Dusun Gol terdapat empat kelompok, sedangkan di Dusun Kopang ada tujuh kelompok sehingga total bangunan berjumlah yang dibangun berjumlah 111 unit," katanya.

Selain itu, kata dia, terbentuk 29 kelompok lainnya memilih beberapa pilihan, antara lain Rumah Instan Baja (RISBA), Rumah Instan Konvensional (RIKO) dan Rumah Instan Sehat Sederhana (RISHA), di Dusun Nusantara.

Sementara itu, fasilitator dari Kementerian PUPR Sitihun, memaparkan di hadapan bupati bahwa sejak empat bulan terakhir bekerja, sebagai perpanjangan pemerintah pusat yang disebut REKOMPAK, sudah  mendampingi tiga dusun, yaitu Dusun Medana, Gol dan Kopang.

"Dalam empat bulan ini, kami sudah bentuk 29 kelompok masyarakat (Pokmas), terdiri dari 10 Pokmas di Dusun Medana, sembilan Pokmas di Dusun Gol, dan 10 Pokmas di Dusun Kopang," ujarnya.

Dari 10 Pokmas di Dusun Kopang, lanjut dia, sudah pencairan tujuh Pokmas, lantaran antusiasme dan gotong royong masyarakat.

Bupati Najmul dalam sambutannya menyatakan acara pelatakan batu pertama, untuk membuktikan bahwa adanya semacam tuduhan keberadaan REKOMPAK mempersulitkan masyarakat, ternyata tidak benar.

"Saya berharap REKOMPAK dan pendamping dapat terus membantu masyarakat. Tidak ada pendamping fasilitator yang memaksa masyarakat memilih jenis bangunan tertentu," ucap bupati.

Untuk dimaklumi, lanjut bupati, sudah 23 ribu rekening yang sudah terisi sehingga kelompok manapun yang sudah membentuk Pokmas silahkan dibangun rumah. Berkisar 1000 rumah yang sudah terbangun di Kabupaten Lombok Utara.

"Mari kita kompak, masyarakat membantu REKOMPAK dan pendamping, inshAllah pembangunan rumah segera kita lakukan seterusnya," ajak bupati disambut aplaus hadirin.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis sertifikat penerima manfaat REKOMPAK kepada dua orang warga masyarakat dan peletakan batu pertama pembangunan RIKA oleh Bupati Najmul diikuti Camat Tanjung Samsudin M.Pd disaksikan hadirin tamu undangan. (*)
Pewarta :
Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar