Mahasiswa pelaku pencurian kendaraan ditembak polisi

id polisi

Ilustrasi Polisi (1) (1/)

Mataram (Antaranews NTB) - Seorang mahasiswa yang diduga sebagai pelaku pencurian kendaraan ditembak oleh petugas Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Mataram, Nusa Tenggara Barat, ketika berupaya kabur saat penangkapannya di wilayah Gomong Lama.

Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam di Mataram, Jumat, mengatakan, mahasiswa yang telah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram akibat terkena luka tembak di bagian betis kirinya itu berinisial AW alias Kimun (20).

"Sekarang yang bersangkutan sudah diamankan dalam sel tahanan," ucap Saiful Alam.

Mahasiswa asal Dompu yang diketahui sedang menjalani kuliah di Kota Mataram itu diamankan di sekitar wilayah kosnya di Jalan Pemuda, Gomong Lama, pada Kamis (21/2) malam.

Penangkapannya dilakukan setelah sebelumnya "partner in crime" Kimun, berinisial FM alias Jarot (22) asal Dompu, lebih dulu tertangkap dikosnya yang berada di wilayah Pagesangan, Kota Mataram.

Dari tempat Jarot, polisi mengamankan kendaraan pribadinya berupa Honda Beat hitam dan dua kendaraan yang diduga hasil kejahatannya bersama Kimun.

"Dua motor Honda Beat yang salah satunya warna biru putih itu diduga hasil curian dengan TKP Gomong Lama dan satu lagi motor Yamaha Vixion hitam, itu juga masih kita cek," ucapnya.

Selain kendaraan, petugas kepolisian turut mengamankan perlengkapan asli dari Honda Beat biru putih, seperti stiker dan pelat kendaraan yang dibongkar dan diganti dengan nomor palsu.

Kemudian dari pengembangan Kimun, polisi mengamankan kendaraan Yamaha Jupiter Z yang digunakannya ketika berhadapan dengan petugas kepolisian. Kendaraan tersebut turut diamankan karena tidak dilengkapi dengan dokumen kepemilikannya.

Lebih lanjut, kedua pelaku yang saat ini telah diamankan dalam sel tahanan Mapolres Mataram disangkakan dengan pidana Pasal 363 KUHP tentang Pencurian.

"Dari pemeriksaannya, kedua pelaku di hadapan penyidik mengaku melakukan aksi pencurian bersama-sama. Untuk TKP dan kepemilikan kendaraan hasil curian, masih kita identifikasi," kata Saiful.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar