Mataram (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyiapkan skenario penanganan kebersihan dan penataan lingkungan di sejumlah venue yang akan digunakan dalam ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII 2025.

"Kami sudah menyiapkan skenario penanganan kebersihan melalui beberapa langkah-langkah pada sejumlah venue Fornas," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi di Mataram, Senin.

Kegiatan Fornas VIII 2025 dijadwalkan mulai berlangsung pada Sabtu 26 Juli sampai 1 Agustus 2025, yang tersebar pada beberapa venue khususnya di Kota Mataram.

Baca juga: Pemprov NTB pastikan kesiapan sebagai tuan rumah Fornas VIII 2025

Beberapa langkah penanganan kebersihan yang akan dilaksanakan antara lain, katanya, saat Fornas berlangsung skema pembersihan dengan mengerahkan seluruh petugas kebersihan yang diarahkan ke venue pertandingan.

"Kami kerahkan semua petugas kebersihan untuk pembersihan pada saat kegiatan berlangsung," katanya.

Ia mengatakan DLH bertanggung jawab untuk penanganan kebersihan di dua lokasi yakni Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan dan Taman Udayana.

Sedangkan di eks Bandara dilakukan keroyokan di sana bersama semua dinas, karena lokasi itu menjadi pusat kegiatan Fornas VIII.

Baca juga: Sekitar 75 persen hotel di Mataram dipesan tamu Fornas

Selain petugas, lanjutnya, pihaknya memastikan armada kebersihan yang dimiliki dipastikan siap dan tersedia.

"Armada kami siap, termasuk dump truk setelah dilakukan pembersihan reguler setiap hari baru kemudian dialihkan ke venue-venue Fornas," katanya.

Selain itu, DLH Kota Mataram juga mulai membersihkan lokasi yang akan dijadikan sebagai venue antara lain di RTH Pagutan dan Teras Udayana.

Baca juga: Satpol PP siapkan personel amankan Fornas VIII 2025 di Mataram

Berdasarkan hasil survei lokasi, di RTH Pagutan akan dibersihkan rumput dan ilalang yang mulai meninggi serta dirapikan dan menyiagakan petugas untuk pengangkutan sampah secara berkala.

"Besok pagi (Selasa 22/7), semua aparatur sipil negara (ASN) akan bergotong royong di RTH Pagutan dan di Teras Udayana," katanya.

Selain pembersihan, DLH mulai melakukan penataan taman di RTH Pagutan salah satunya penataan danau buatan dengan memasangkan pelapis agar aliran air tidak meresap ke tanah.

Baca juga: Gubernur NTB: Fornas VIII tempat belajar sebelum jadi tuan rumah PON 2028

Dengan demikian, danau buatan di RTH akan menjadi seperti kolam angsa di Jalan Udayana, airnya hanya mengalir di seputar kolam tidak meresap ke tanah.

"Penataan danau buatan itu sudah hampir selesai dan itu memang dihajatkan untuk menyambut tamu-tamu dari Fornas," katanya.

Sementara untuk di Taman Udayana, penataan dilakukan pada taman seluncur (skate park) yang dibantu oleh penyelenggara Fornas 2025.

Skate Park tersebut salah satu venue yang akan digunakan untuk Fornas, karena itu penataannya dibantu penyelenggara Fornas.

"Selain itu, kami juga akan melakukan pembersihan di bekas Bandara Selaparang menjadi pusat kegiatan Fornas 2025," katanya.

Baca juga: Wagub: Persiapan Fornas VIII 2025 di NTB sudah 70 persen
Baca juga: Sejumlah maskapai ajukan penerbangan tambahan untuk Fornas VIII di NTB
Baca juga: Polisi selidiki dugaan suap fee proyek Fornas 2025 lewat Dispora NTB



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026