Pelatih MU Amorim bangga dengan penampilan pemain Manchester United

id Ruben Amorim,Manchester United,Arsenal,Liga Inggris

Pelatih MU Amorim bangga dengan penampilan pemain Manchester United

Ekspresi Manajer Manchester United Ruben Amorim (kiri) setelah timnya dikalahkan Newcastle United seusai pertandingan sepak bola Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Selasa (31/12/2024). Manchester United dikalahkan tim tamu Newcastle United dengan skor 0-2. ANTARA FOTO/Reuters/Lee Smith/nym.

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Manchester United Ruben Amorim menegaskan dirinya bangga dengan penampilan anak-anak asuhnya itu meski menelan kekalahan 0-1 kontra Arsenal pada pekan pertama Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Manchester, Senin dini hari WIB.

Dikutip dari laman resmi klub, Senin, Amorim mengatakan meski bangga dengan penampilan anak-anak asuhnya, namun dirinya kecewa dengan hasil akhir pada laga ini.

"Ini adalah penampilan yang sangat bagus. Saya sangat bangga dengan para pemain, tapi pada akhirnya kami kalah," ungkap pelatih berkebangsaan Portugal tersebut.

"Namun, sekali lagi, bagi saya, kita bisa menang dan bisa kalah pada akhirnya, tetapi saya bangga dengan apa yang mereka lakukan, para pemain saya. Rasanya menyenangkan. Di saat yang sama, sangat sulit untuk kalah dalam pertandingan seperti ini," kata dia.

Pada pertandingan tersebut, Manchester United menelan kekalahan dari Arsenal akibat gol yang dicetak bek sayap Riccardo Calafiori ketika laga memasuki menit ke-13.

Baca juga: Pesta Gol, Manchester City bungkam Wolves 4-0

Setelah kebobolan terlebih dahulu, Manchester United terus memperagakan permainan menyerang dan menekan lini pertahanan Arsenal, akan tetapi upaya-upaya yang mereka lakukan tak kunjung membuahkan hasil hingga akhir laga.

Amorim mengatakan timnya tidak tampil membosankan dan bermain dengan penuh gairah demi mengamankan hasil maksimal, namun permainan agresif mereka belum bisa memecah kebuntuan.

Baca juga: Donnarumma akan besar merapat ke Liga Inggris

"Kami menekan dengan tinggi. Lalu, dengan bola, kami punya kualitas. Bahkan ketika stadion mengeluarkan suara-suara, kami tetap bermain seperti biasa. Kami kehilangan lebih sedikit bola dalam proses membangun serangan, dibandingkan tahun lalu, di situlah kami banyak kesulitan," kata Amorim.

"Lalu, hal-hal kecil yang kami bicarakan di awal musim ini, bahwa pemain seperti (Matheus) Cunha, seperti Bryan (Mbeumo), dalam satu momen bisa mengangkat stadion. Jadi, menurut saya yang terpenting, kami tidak membosankan," kata dia.

Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.