Jakarta (ANTARA) - Tim nasional bola voli putri Jepang dan timnas Italia melaju ke babak semifinal setelah mengantongi kemenangan atas lawan-lawan mereka di babak perempat final Kejuaraan Dunia Bola Voli Putri 2025 di Thailand, Rabu.

Dalam laporan hasil pertandingan yang dipantau melalui laman resmi Federation Internationale de Volleyball (FIVB) di Jakarta, Jepang menjadi tim pertama yang memastikan tempat di babak semifinal setelah meraih kemenangan dramatis melawan Belanda dengan skor akhir 3-2 (20-25, 25-20, 22-25, 25-22, 15-12).

Meskipun Belanda mencuri keunggulan lebih dahulu, namun Jepang sebagai satu-satunya perwakilan dari Asia memberikan perlawanan kuat yang memaksa laga berlangsung hingga lima set. Drama pertandingan terjadi pada set pamungkas di saat kedua tim saling mengejar poin sejak awal set hingga Jepang mencetak poin-poin krusial secara beruntun untuk memenangkan pertandingan.

Sebelum melewati Belanda, Jepang melaju ke babak perempat final dengan memenangkan laga melawan tuan rumah Thailand pada babak 16 besar dengan skor telak 3-0 (25-20, 25-23, 25-23). Kemenangan itu membuat Jepang yang telah meraih juara dunia sebanyak tiga kali terus berada di jalur yang tepat menuju perebutan gelar juara dunia.

Baca juga: Turki hadapi AS di perempat final Kejuaraan Dunia Bola Voli

Di babak semifinal, tim Negeri Sakura itu akan menghadapi pemenang laga antara Brasil melawan Prancis yang akan berlangsung pada Kamis (4/9). Sementara itu, Italia meraih kemenangan cepat setelah mengatasi perlawanan Polandia dengan skor 3-0 (25-17, 25-21, 25-18).

Baca juga: Penyelenggaraan Kejuaraan Bola Voli Dunia U-21 2025 sukses

Italia mendominasi laga sejak awal dengan tidak memberikan kesempatan bagi Polandia untuk merebut satu set pun. Perlawanan ketat Polandia hanya terjadi pada set kedua dengan mencetak poin lebih dari 20. Lawan Italia selanjutnya di babak semifinal adalah pemenang laga antara Amerika Serikat melawan Turki yang akan berlangsung pada Kamis (4/9).

 

 

 



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026