Menkeu Sri Mulyani ajak masyarakat jaga persatuan Indonesia

id menkeu,sri mulyani,rumah sri mulyani

Menkeu Sri Mulyani ajak masyarakat jaga persatuan Indonesia

Tangkapan layar - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Kerja bersama Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dengan agenda pembahasan RUU APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya di Jakarta, Selasa (2/9/2025). (ANTARA/Imamatul Silfia)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengajak masyarakat bersama-sama menjaga persatuan Indonesia seiring dengan banjirnya dukungan yang ia terima. Dalam Instagram @smindrawati di Jakarta, Kamis, Sri Mulyani mengunggah sejumlah foto buket dan karangan bunga berisi pesan dukungan agar ia tidak menyerah mencintai Indonesia.

“Saya yakin bangsa Indonesia, seluruh rakyatnya ingin terus membangun dan memperbaiki Indonesia dengan damai, gotong royong, dan kerja sama menjaga persatuan. Inilah sumber inspirasi dan kekuatan kita,” kata Sri Mulyani.

Bendahara negara menyampaikan akan terus bekerja keras, jujur, adil, terbuka, transparan, dan akuntabel dalam mengemban amanat, harapan, serta kepercayaan publik.

“Mari kita jaga bersama Indonesia. Bekerja, bangkit lagi untuk meneruskan perjuangan mencapai Indonesia adil, makmur, dan sejahtera. Karena saya yakin, tidak ada perjuangan yang sia-sia. Untuk Indonesia kita,” tutur dia.

Sri Mulyani pun berterima kasih atas dukungan dan ucapan simpati yang telah disampaikan. Sebelumnya, rumah pribadi Sri Mulyani menjadi sasaran penjarahan pada Minggu (31/8) dini hari.

Baca juga: Menkeu Sri Mulyani teken aturan penggunaan SAL Rp16 triliun untuk KDMP

Berdasarkan kesaksian sejumlah warga di sekitar jalan rumah Sri Mulyani kepada ANTARA, Minggu (31/8), penjarahan terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama terjadi pada pukul 01.00 WIB dan gelombang kedua pada 03.00 WIB.

Gelombang kedua melibatkan massa yang lebih banyak, dengan rata-rata penjarah diperkirakan berusia sekitar 20-an tahun. Menurut sejumlah saksi lain, gerakan masa terlihat berpola. Mereka berkumpul terlebih dulu sekitar jam 12.30 dini hari di depan komplek Jalan Mandar dan bergerak masuk komplek usai menerima aba-aba. Saksi lain mengatakan di antara para penjarah ada yang membawa drone.

Baca juga: Penyesuaian iuran BPJS Kesehatan untuk keberlanjutan program

Usai penjarahan, Sri Mulyani menyampaikan permohonan maaf dan menyatakan akan mengevaluasi untuk perbaikan usai kediamannya dijarah orang tak dikenal. Dia mengaku memahami bahwa membangun Indonesia merupakan perjuangan yang tidak mudah. Ia pun mengajak masyarakat untuk saling menjaga dan membangun Indonesia bersama.


Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.