Peran relawan Destana di Mataram diperkuait untuk pantau wilayah pesisir

id BPBD,Kota Mataram,destana,musim hujan

Peran relawan Destana di Mataram diperkuait untuk pantau wilayah pesisir

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram Akhmad Muzaki. ANTARA/Nirkomala.

Mataram (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memperkuat peran relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) untuk memantau wilayah pesisir sepanjang 9,2 kilometer selama musim hujan.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram Akhmad Muzaki, di Mataram, Rabu, mengatakan, keberadaan relawan Destana sangat penting untuk deteksi dini potensi bencana saat cuaca ekstrem selama musim hujan.

"Para relawan Destana sudah dilatih untuk deteksi dini potensi bencana dan mitigasi bencana di wilayah pesisir," katanya.

Hal itu disampaikan Muzaki usai mengikuti apel Kesiapan Tanggal Darurat Bencana tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Polresta Mataram di Lapangan Sangkareang, Mataram.

Baca juga: BPBD bentuk Destana di 50 kelurahan se-Kota Mataram

Menurut dia, jumlah relawan Destana di Kota Mataram sebanyak 240 orang yang tersebar di delapan kelurahan kawasan pesisir. Satu kelurahan memiliki 30 relawan Destana.

Delapan kelurahan yang memiliki relawan Destana tersebut meliputi Kelurahan Bintaro, Ampenan Tengah, Ampenan Selatan, Banjar, Tanjung Karang, Tanjung Karang Permai, Kekalik Jaya, dan Jempong.

"Komunikasi dan koordinasi selama musim hujan dengan relawan Destana terus kami tingkatkan," katanya.

Sementara terkait dengan pembentukan posko, Muzaki mengatakan, dengan status siaga bencana Kota Mataram belum membangun posko khusus di pesisir.

Baca juga: Sebanyak 240 relawan Destana dilibatkan rawat pohon di pesisir Mataram

Akan tetapi sesuai dengan instruksi Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, posko siaga bencana sudah diaktifkan di setiap kantor kelurahan dan kecamatan.

Sedangkan BPBD tetap menyiapkan posko di Kantor BPBD Jalan Lingkar Selatan. "Jika terjadi peningkatan eskalasi, barulah kami bangun posko utama di halaman Pendopo Wali Kota Mataram," katanya.

Di sisi lain, untuk mengoptimalkan upaya antisipasi bencana selama musim hujan, BPBD Kota Mataram sudah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTB, dan sejumlah wilayah di kabupaten yang berbatasan dengan Kota Mataram.

"Tujuannya untuk menyamakan komitmen, memberikan informasi tepat dan cepat ketika ada indikasi potensi bencana," katanya.

Baca juga: Destana sukseskan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2025 di Mataram
Baca juga: BPBD siagakan personel TRC pantau kawasan pesisir Mataram

Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.