Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada 31.046 kepala keluarga (KK) penerima bantuan pangan (PBP) se-Kota Mataram.

Pendistribusian bantuan pangan tersebut dilepas secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram Lalu Alwan Basri bersama perwakilan Bulog didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Mataram Sudirman serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya di Mataram, Senin.

Sekda Kota Mataram Lalu Alwan Basri mengatakan distribusi bantuan pangan tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat dilakukan serentak melalui 50 kantor lurah, bekerja sama dengan Bulog dan seluruh pemangku kepentingan. "Total bantuan yang disalurkan meliputi 620.920 kilogram beras dan 124.184 liter minyak goreng," katanya.

Baca juga: Penyaluran bantaun CPP beras dan minyak goreng di Mataram libatkan aparat

Ia mengatakan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng yang didistribusikan merupakan kuota Oktober-November 2025.

Program tersebut merupakan komitmen pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan, membantu meringankan pengeluaran masyarakat, serta menjaga stabilitas harga dan inflasi. "Semoga bantuan tersebut bisa membawa manfaat besar bagi keluarga penerima di Kota Mataram," katanya.

Kepala DKP Kota Mataram Sudirman pada kesempatan yang sama mengatakan melalui program bantuan pangan, setiap sasaran PBP di Kota Mataram masing-masing akan mendapatkan 20 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng. "Batuan tersebut bisa diterima langsung oleh PBP di kelurahan masing-masing," katanya.

Pendistribusian bantuan pangan melalui kelurahan, katanya, ditargetkan rampung selama tiga hari ke depan. "Dalam sehari Bulog mendistribusikan ke kelurahan di dua kecamatan, sehingga pendistribusian rampung dalam tiga hari," katanya.

Baca juga: Sebanyak 31.046 KK di Mataram dapat bantuan beras dan minyak goreng

Untuk hari pertama, Senin, 24 November 2025, Bulog mendistribusikan ke kelurahan di Kecamatan Selaparang dan Ampenan.

Hari kedua, Selasa, 25 November 2025, pendistribusian di Kecamatan Cakranegara dan Mataram dan terakhir pada Rabu, 26 November 2025, pendistribusian dilakukan di Kecamatan Sandubaya dan Sekarbela.

"Begitu beras dan minyak sampai ke kelurahan, pihak kelurahan langsung membagi ke masyarakat agar bantuan dapat dirasakan langsung," katanya.

Baca juga: Pendistribusian bantuan pangan beras di Mataram rampung

Menurutnya, pengadaan bantuan pangan baik itu berupa beras maupun minyak goreng sepenuhnya ditangani oleh Bulog, begitu juga pendistribusian hingga ke tingkat kelurahan. Pemerintah kota sifatnya mengawasi.

Salah satu pengawasan yang sudah dilakukan DKP adalah turun ke gudang Bulog untuk memastikan stok kebutuhan beras untuk bantuan pangan tersedia.

Pada awal November 2025, kata Sudirman, pihaknya bersama tim sudah turun ke gudang Bulog memastikan stok beras bantuan pangan, kualitas, mutu, kemasan, dan volume beras yang akan didistribusikan ke PBP.

"Alhamdulillah, dari pengawasan kami turun beras bantuan pangan yang akan dibagi sudah memenuhi syarat," katanya.

Baca juga: NTB luncurkan bantuan pangan beras untuk 511.381 keluarga miskin



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026