Bima (ANTARA) - Bunda PAUD Kabupaten Bima, Murni Suciyanti, mendorong penguatan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga ke tingkat desa melalui kegiatan Pembinaan dan Sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) PAUD 2025 yang digelar di Aula Masjid Agung Kabupaten Bima, Selasa.
"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pendamping PAUD dalam memahami kebijakan terbaru serta standar layanan yang harus diterapkan di wilayah masing-masing," katanya.
Murni Suciyanti menyampaikan, apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilainya penting untuk memastikan kualitas layanan PAUD semakin baik dan merata hingga pelosok desa.
"Pembinaan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kapasitas para pendidik dan memastikan layanan PAUD di Kabupaten Bima terus meningkat kualitasnya,” ujarnya.
Baca juga: Bupati Bima dapatkan penghargaan Bunda PAUD Nasional 2023
Istri Bupati itu menegaskan, bahwa Bunda PAUD merupakan ujung tombak dalam memastikan setiap anak mendapatkan layanan pendidikan dasar yang ramah, inklusif, dan sesuai kebutuhan perkembangan mereka.
"Dengan sosialisasi juknis ini, kita berharap program PAUD di desa maupun kabupaten dapat berjalan lebih terarah dan efektif," tandasnya.
Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi NTB, Lale Prayetni, turut hadir dan menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendorong satuan PAUD mengembangkan inovasi pembelajaran yang ramah anak.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di NTB mendapatkan pendidikan yang layak sejak usia dini. Kerja sama yang kuat dari semua pihak akan menjadi kunci keberhasilan," ujarnya.
Selain paparan juknis terbaru, kegiatan juga diisi sesi diskusi dan tanya jawab yang menggali berbagai kendala di lapangan, seperti keterbatasan sarana prasarana, peningkatan kompetensi pendidik, serta pelibatan orang tua dalam mendukung proses tumbuh kembang anak.
Pembinaan tersebut diikuti oleh Pokja PAUD Kabupaten Bima, Bunda PAUD Kecamatan, serta Bunda PAUD Desa se-Kabupaten Bima, dan bermitra dengan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bima.