Mataram (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, hingga 2 Desember 2025, penyaluran bantuan pangan dari pemerintah berupa beras dan minyak goreng sudah mencapai 87,93 persen.
"Sisanya, kami targetkan akhir pekan ini bisa mencapai 100 persen," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Mataram Sudirman di Mataram, Selasa.
Ia mengatakan, capaian realisasi pendistribusian bantuan pangan tersebut molor dari jadwal yang ditargetkan terdistribusi 100 persen pada akhir November 2025.
Kondisi itu terjadi karena Kota Mataram pada lima hari terakhir terus diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta disertai petir dan angin kencang.
"Kondisi cuaca itu mempengaruhi serapan pendistribusian bantuan pangan, sebab masyarakat khawatir keluar rumah," katanya.
Baca juga: Sebanyak 31.046 KK di Mataram menerima bantuan pangan pemerintah
Kegiatan penyaluran bantuan pangan di Kota Mataram dimulai pada 24 November 2025, melalui 50 kelurahan se-Kota Mataram.
Dengan jumlah penerima bantuan pangan (PBP) sebanyak 31.046 kepala keluarga (KK). Bantuan yang didapatkan untuk setiap KK masing-masing 20 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng yang merupakan jatah untuk bantuan bulan Oktober dan November 2025.
Dengan jumlah penerima 31.046 KK, total bantuan beras yang disalurkan bagi PBP Kota Mataram sebanyak 620.920 kilogram dan 124.184 liter minyak goreng.
Baca juga: Penyaluran bantaun CPP beras dan minyak goreng di Mataram libatkan aparat
Program tersebut merupakan komitmen pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan, membantu meringankan pengeluaran masyarakat, serta menjaga stabilitas harga dan inflasi.
"Kami berharap bantuan pemerintah tersebut bisa membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat," katanya.
Sementara menyinggung tentang proses pendistribusian, Sudirman, menyebutkan sejauh ini proses pendistribusian berjalan lancar dan aman sesuai dengan ketentuan, hanya terkendala cuaca.
Selain itu, sejauh ini belum ada warga penerima bantuan pangan yang mengeluhkan kualitas beras yang diterima sebab sebelum beras didistribusikan, tim DKP Kota Mataram sudah melakukan kunjungan langsung ke gudang Bulog untuk memastikan kualitas beras layak konsumsi, dan volume sesuai.
"Alhamdulillah, kami belum terima keluhan warga terkait kualitas beras bantuan pangan," katanya.
Baca juga: Pendistribusian bantuan pangan beras di Mataram rampung
