Mataram (ANTARA) - Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad seorang pemancing yang dilaporkan hilang di perairan Teluk Sepi Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Korban bernama Slamat (50), warga Dusun Lemer ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Kamis petang (08/01)," Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi di Mataram, Kamis.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah pergi memancing sejak Rabu (07/01) pagi sekitar pukul 06.00 WITA. Kecurigaan warga muncul lantaran hingga Kamis siang korban tak kunjung kembali, sementara sepeda motor miliknya masih terparkir di rumah salah seorang warga setempat.
Tim SAR segera mengerahkan tim rescue setelah menerima laporan dari pihak Polsek Sekotong.
"Tim rescue diberangkatkan menggunakan rescue car dengan dilengkapi peralatan SAR air hingga perlengkapan medis untuk melakukan penyisiran di lokasi kejadian," katanya.
Baca juga: Tim SAR evakuasi pemancing hilang di perairan Lombok Barat
Di tengah proses pencarian yang melibatkan tim gabungan dari Kantor SAR Mataram, Polsek Sekotong, Babinkamtibmas, Babinsa Buwun Mas, serta nelayan setempat, informasi mengenai keberadaan korban akhirnya membuahkan hasil.
Pada sore hari Kantor SAR Mataram menerima laporan bahwa warga dan nelayan setempat telah menemukan korban di sekitar lokasi kejadian. Namun, saat ditemukan, pria tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia.
"Tim SAR gabungan langsung bergerak menuju titik penemuan menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi jasad korban. Setelah berhasil dievakuasi ke pinggir pantai, jenazah korban langsung kami serahkan kepada pihak keluarga," tambahnya.
Baca juga: Tim SAR Mataram menghentikan pencarian pemancing hilang di Pantai Teunting
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR di perairan Teluk Sepi secara resmi dinyatakan ditutup. Kantor SAR Mataram mengimbau kepada masyarakat dan para nelayan agar selalu waspada dan memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di laut.
"Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada saat melakukan aktivitas di laut," katanya.
Baca juga: Tim SAR Mataram mengevakuasi satu korban hilang terseret ombak