Lombok Tengah (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan perbaikan belasan kontainer bak sampah dalam rangka meningkatkan pengelolaan sampah di daerah setempat.
"Kontainer bak sampah itu kami perbaiki, karena sudah rusak. Jadi bukan pengadaan baru," kata Kepala DLH Lombok Tengah Lalu Sarkin Junaidi di Lombok Tengah, Jumat.
Ia mengatakan perbaikan kontainer bak sampah tersebut dilakukan karena kondisi nya rusak parah. Sedangkan untuk penambahan sarana dan prasarana fasilitas pengelolaan sampah belum bisa direalisasikan, karena kondisi anggaran terbatas.
"Yang diperbaiki itu 11 kontainer dan sisanya 15 yang kondisinya membutuhkan perbaikan, karena rusak berat maupun sedang," katanya.
Baca juga: Pembangunan Bank Sampah Desa Wisata Sade Lombok Tengah rampung
Ia mengatakan kontainer bak sampah yang telah diperbaiki tersebut ditempatkan di beberapa titik di antaranya di Pasar Renteng, Pasar Kopang dan di beberapa pasar besar lainnya.
"Kontainer bak sampah yang telah diperbaiki ini kami tempatkan di pasar-pasar untuk memaksimalkan pengangkutan langsung," katanya.
Ia mengatakan volume sampah di wilayah Kabupaten Lombok Tengah saat ini mencapai 70 ton per hari atau ada peningkatan yang sebelumnya 60 ton per hari, karena adanya pergerakan ekonomi serta kegiatan lain yang digelar di Lombok Tengah.
"Semakin banyak kegiatan, volume sampah pasti meningkat," katanya.
Baca juga: Di ujung kota, sampah bicara
Oleh karena itu, ia berharap adanya penambahan sarana dan prasarana penanganan sampah baik itu kontainer sampah maupun armada pengangkut sampah.
"Penambahan fasilitas penanganan sampah tetap kami usulkan, semoga bisa dikreasikan di 2026," katanya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan gerakan pemilihan sampah dari rumah, sehingga bisa mengurangi sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampahnya ke jaringan irigasi pada musim penghujan, sehingga tidak menimbulkan genangan banjir atau merusak lingkungan.
"Pemilihan sampah itu sangat penting untuk mendukung pengelolaan sampah di Lombok Tengah," katanya.
Baca juga: Warga Lombok Tengah diimbau tidak buang sampah di saluran irigasi
Baca juga: Lombok Tengah maksimalkan penanganan sampah MotoGP 2025