Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada musim haji 2026 mendapatkan kuota tiga petugas haji, terdiri atas satu tenaga kesehatan dan dua pendamping umum dari Kementerian Agama.

"Saat ini proses seleksi petugas haji daerah (PHD) sedang berlangsung tapi dengan aturan baru," kata Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Mataram Lalu Martawang di Mataram, Rabu.

Aturan baru yang dimaksudkan dari Kementerian Agama terkait dengan syarat pendamping umum, di mana jabatan eselon III ke atas tidak diperbolehkan menjadi petugas.

Peluang pendamping umum tersebut dibuka hanya untuk aparatur sipil negara (ASN) golongan eselon IV ke bawah serta unsur masyarakat yang mendapatkan rekomendasi.

"Mulai tahun ini sudah tidak boleh lagi ada pejabat eselon II dan III menjadi pendamping haji," katanya.

Baca juga: Sebanyak 102 persen calon haji Mataram sudah istitha'ah

Ia mengatakan jumlah calon haji berasal dari Kota Mataram pada musim haji 2026 tercatat 858 orang. 

Pemerintah Kota Mataram mulai mematangkan persiapan untuk keberangkatan jamaah calon haji tersebut agar bisa berjalan aman, nyaman, dan lancar, mulai keberangkatan ke Tanah Suci hingga kepulangan ke tanah air.

Untuk itu, Pemerintah Kota Mataram segera menggelar pertemuan intensif dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) setelah pejabat definitif di Kantor Urusan Haji dan Umrah (KUH) Kota Mataram.

"Kami segera berkoordinasi untuk menyepakati teknis manasik haji, penyusunan materi yang dibutuhkan jamaah, serta persiapan teknis lainnya," kata dia.

Baca juga: Sebanyak 572 calon haji Mataram sudah lunasi Bipih

Pemkot juga sedang memetakan fasilitas yang bisa didukung melalui anggaran daerah untuk memuliakan perjalanan ibadah haji warga setempat.

Terkait dengan administrasi, proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sudah dilakukan perpanjangan waktu pelunasan hingga 23 Januari 2026.

Informasi sementara yang diterima menyebutkan sebagian besar jamaah, termasuk jamaah dalam kategori cadangan sudah melakukan pelunasan.

"Tapi untuk angka pastinya, kami belum dapat laporan riil. Semoga, sisa waktu pelunasan Bipih bisa dimanfaatkan semua jamaah untuk melakukan pelunasan," katanya.

Baca juga: Sebanyak 614 calon haji Mataram sudah istithaah
Baca juga: Mataram dapat tambahan kuota haji 2026 sebanyak 278 orang



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026