Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora) Taufik Hidayat mengapresiasi perluasan pembinaan sepak bola usia dini melalui kegiatan Milo National Championship 2026.

Dikutip dari rilis yang diterima ANTARA, Minggu, Taufik menjelaskan pembinaan perlu dimulai sejak usia dini dan level akar rumput.

"Pembinaan olahraga harus dibangun mulai dari akar rumput, dari usia dini, dari kompetisi yang sehat, terstruktur, dan berkelanjutan," ujar Taufik.

Dia melanjutkan, kompetisi seperti Milo National Championship 2026 bisa menjadi salah satu bentuk pembinaan yang merupakan fondasi utama dan regenerasi atlet nasional. Selain itu, Taufik menilai kompetisi-kompetisi seperti ini dapat membantu memperkenalkan anak-anak kepada atmosfer kompetisi yang sehat serta mendidik sejak dini.

"Kemenpora memandang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas dan federasi olahraga adalah kunci untuk membangun ekosistem olahraga nasional yang kuat dan berkelanjutan. Program olahraga seperti MILO National Championship menjadi contoh nyata sinergi positif yang patut didukung dan kembangkan bersama," tutur dia.

Baca juga: Taufik Hidayat memastikan Haornas 2025 jalan di tengah transisi Menpora

Kejuaraan Milo National Championship 2026 digelar dengan melibatkan lebih dari 10.000 peserta dalam dua kategori usia, U-10 dan U-12 yang diikuti dari 22 kota di Indonesia.

Baca juga: Sekolah olahraga bakal dibangun di Lombok Utara

Ke-22 kota tersebut yaitu Medan, Bangka Belitung, Palembang, Bengkulu, Jambi, Lampung, Bandung, Bekasi, Banten, Jakarta, Yogyakarta, Solo, Malang, Surabaya, Madiun, Banyuwangi, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Pare-Pare, Kolaka dan Manado. Pertandingan final Milo National Championship 2026 digelar di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, 31 Januari-1 Februari 2026.

 

 


 



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026