Jakarta (ANTARA) - BPJS Kesehatan dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) berkolaborasi menjadikan khutbah sebagai media dalam mendukung sosialisasi dan implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berbasis nilai-nilai syariah.

MUI juga meluncurkan Buku Khutbah Meraih Sehat, Mensyukuri Nikmat yang memuat pesan keagamaan terkait pentingnya menjaga kesehatan.

"Melalui pendekatan keagamaan, diharapkan literasi masyarakat terhadap pentingnya jaminan kesehatan dan semangat gotong royong dalam Program JKN dapat semakin meningkat," ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti di Jakarta, Senin.

Menurutnya, penguatan kolaborasi lintas lembaga penting dalam menjaga keberlanjutan Program JKN. Kolaborasi strategis tersebut dituangkan dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).

Dia berharap penguatan kerja sama kelembagaan ini dapat turut menjaga keberlanjutan program tersebut, sehingga dampaknya dapat terus dirasakan seluruh masyarakat saat ini hingga di masa mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua MUI sekaligus Ketua Dewan Perimbangan Syariah, K.H. M.Cholil Nafis menyebut bahwa kesehatan merupakan salah satu indikator kemajuan bangsa sekaligus nikmat yang harus dijaga dan disyukuri.

Menurutnya, indikasi negara maju adalah jika rakyatnya sehat.

Sementara itu, buku khutbah Meraih Sehat, Mensyukuri Nikmat diterbitkan oleh MUI sebagai media dakwah dan edukasi dalam bentuk kumpulan materi khutbah Jumat. Buku tersebut menyoroti keterkaitan antara nilai keimanan, rasa syukur atas nikmat sehat, serta pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari tanggung jawab spiritual dan sosial.

Dia menambahkan buku itu juga mengaitkan nilai kesehatan dengan semangat perlindungan sosial, termasuk pemahaman mengenai gotong royong dalam Program JKN, sehingga diharapkan dapat memperluas jangkauan literasi kesehatan masyarakat melalui pendekatan keagamaan.

Baca juga: Dompu raih penghargaan UHC kategori Pratama

Dia menjelaskan sehat merupakan salah satu nikmat, setelah nikmat iman dan Islam, serta nikmat keluarga. Bahkan, nikmat sehat berada di atas nikmat harta. Buku ini menjadi bagian dari tuntunan keimanan bahwa amanah sehat harus dijaga, salah satunya juga melalui gotong royong saling membantu dalam Program JKN.

”Konsep ta’awun dalam Program JKN menjadi sedekah, menjadi pahala bagi peserta, sekaligus memberi manfaat, karena hasilnya kembali untuk kemaslahatan peserta. Melalui buku ini diharapkan literasi pentingnya kesehatan dan semangat gotong royong dalam Program JKN semakin meningkat,” kata Cholil.

Baca juga: Denpasar sabet penghargaan pemerataan JKN

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyebutkan bahwa Program JKN merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu.

"Untuk penerima bantuan iuran (PBI), pemerintah hadir memberikan dukungan pembiayaan. Jika data tepat dan akurat, hampir tidak ada masyarakat miskin yang tidak mendapatkan perawatan. Jika masih terdapat kendala, umumnya bersifat administratif, bukan pada prinsip sistem maupun tata kelolanya," ujar Cak Imin.

Dia menambahkan bahwa Program JKN merupakan salah satu kebijakan strategis nasional yang memiliki keberlanjutan kuat, karena didukung partisipasi negara dan masyarakat.

“Kesehatan menjadi simbol kemajuan bangsa. Dari perspektif syariah, apabila akad dan implementasi telah sesuai, maka partisipasi masyarakat akan meningkat. Semangat gotong royong tumbuh sebagai niat saling membantu dan bersedekah, sehingga nilai syariahnya telah terlaksana,” katanya.

Dia mengatakan bahwa Program JKN merupakan kebanggaan nasional, sebab BPJS Kesehatan adalah sebagai sistem gotong royong terbesar di Indonesia.

"Dukungan anggaran negara untuk masyarakat miskin, ditambah penguatan nilai syariah, menjadi fondasi kuat bagi keberlanjutan program ini. Masyarakat perlu aktif menjadi bagian dari gotong royong ini, saling menolong dan bersedekah melalui Program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan secara konstitusional," katanya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPJS Kesehatan-MUI kolaborasi jadikan khutbah media sosialisasikan JKN



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026