Lombok Tengah (ANTARA) - Wakil Bupati Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) HM Nursiah menekankan anak-anak atau generasi muda harus tangguh dan harus berdedikasi untuk kemajuan daerah.

"Generasi anak Lombok Tengah jangan terlena dengan perbuatan yang menghancurkan masa depan, disebabkan dengan kemajuan zaman yang semakin canggih. Daerah menjadi hebat dan maju tergantung pada generasi anak yang berdedikasi tinggi dan berakhlak mulia," kata HM Nursiah pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Anak Kabupaten Lombok Tengah 2026 di Lombok Tengah, Senin.

Ia mengatakan, anak-anak Lombok Tengah, dalam segala hal terus diperhatikan oleh pemerintah daerah, baik itu mengenai pendidikannya, kebutuhan hidupnya sehingga menjadi baik, begitu pula dengan pengakuan dan status anak, terkait program program berkaitan dengan pencegahan.

"Kami terus perhatikan anak anak yang ada di Lombok Tengah ini, dalam segala bidang, sehingga tidak ada lagi anak anak yang putus sekolah, tidak ada lagi anak yang di usianya masih membutuhkan kasih sayang orang tuannya justru mencari nafkah untuk kebutuhan hidupnya," ujarnya.

Baca juga: Ratusan anak di Lombok Tengah serukan stop nikah dini

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintah dan Pembangunan Manusia pada Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah Lombok Tengah Sri Muliana Wiadiastuti mengatakan kegiatan musrenbang ini dilaksanakan selama dua hari dan diikuti sebanyak 36 anak di Lombok Tengah.

"Tujuan pelaksanaan musrenbang ini untuk menyerap aspirasi anak Lombok Tengah melaksanakan program untuk 2026 dan 2027 nanti," katanya.

Untuk program yang diajukan pada 2025, program tersebut pada 2026 ini sedang dilaksanakan sesuai program dan rencana yang diajukan oleh komunitas anak anak Lombok Tengah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana ( DP3AP2KB) Lombok Tengah Kusriadi menegaskan, sangat mendukung pelaksanaan Musrenbang Tematik Anak yang dilaksanakan tersebut, karena dengan musrenbang ini dapat memotret atau merekam aspirasi dari anak yang ada di Lombok Tengah, karena mereka sebagai investasi yang sangat berharga.

"Melalui aspirasi anak, kami dapat jadikan referensi ke depan, Lombok Tengah sebagai Kabupaten Layak Anak, tentunya dengan aspirasi anak ini kami memberikan ruang kreativitas, dengan demikian anak Lombok Tengah dapat berkiprah dengan baik untuk mewujudkan daerahnya yang hebat," katanya.

Baca juga: Mewujudkan nol eksploitasi anak di Lombok Tengah
Baca juga: Belasan anak binaan LPKA Lombok Tengah tetap sekolah meski jalani hukuman



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026