Tapsel, Sumatera Utara (ANTARA) - Posko dapur umum yang berada di lokasi pengungsian Desa Batu Hula, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, menyediakan santap sahur bagi 220 kepala keluarga yang berada di lokasi tersebut.
Penjaga posko dapur umum Resdi Nasution di Tapsel, Kamis, mengatakan bahwa dapur umum mulai memasak dari pukul 03.00 WIB yang dikhususkan bagi pengungsi.
Pada santap sahur hari pertama, dapur umum menyediakan nasi, lauk berupa mie instan dan juga air hangat bagi penyintas bencana banjir bandang.
"Sekarang kami menyediakan nasi, sama mie instan, karena yang ada hanya itu," katanya.
Menurut dia, penyintas bencana banjir bandang rata-rata sudah memiliki lauk untuk santap sahur berupa daging sapi pemberian yang sudah dimasak sehari sebelumnya sehingga lauk yang disediakan kali ini hanya mie instan.
Baca juga: Sebagian penyintas bencana Aceh kembali ke rumah
Resdi menyatakan bahwa dapur umum pada kali ini sudah tidak sesibuk hari pertama dan awal bencana banjir bandang karena para penyintas rata-rata sudah memiliki penanak nasi sendiri di masing-masing lokasi pengungsian.
"Kami tetap menyediakan nasi dan lauknya, karena ada juga yang masih bergantung di dapur umum," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dapur umum tersebut ditugaskan untuk menyediakan makanan bagi 220 KK yang mengungsi di tiga titik, baik yang berada di tenda biru, putih, maupun di bengkel milik warga.
Sebelumnya, sejumlah penyintas banjir bandang di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, menyantap sahur perdana pada bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah di tenda darurat dengan sanak saudara.
Pewarta ANTARA melaporkan pada Kamis dini hari, sejumlah penyintas bencana banjir bandang tampak mendatangi dapur umum di Posko Bencana yang berada di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan (Tapsel).
Baca juga: Korban bencana di Tapsel menyambut Ramadhan dengan potong sapi
Mereka membawa tempat makan untuk mengambil nasi dan juga lauk yang disediakan dapur umum di lokasi pengungsian.
Selain memanfaatkan dapur umum, penyintas bencana banjir bandang yang berasal dari Desa Huta Godang dan Garoga, Kecamatan Batang Toru, juga ada yang memasak di tenda masing-masing.
Pewarta : Khaerul Izan
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026