Mataram (ANTARA) - Tim Panitia Seleksi (Pansel) calon direksi PT Gerbang NTB Emas (GNE) memastikan proses seleksi orang-orang yang akan menjalankan bisnis perusahaan daerah milik Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat tersebut berjalan terbuka, profesional, dan bebas intervensi.
Sebanyak 12 nama telah direkomendasikan kepada Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal untuk dipilih mengisi tiga posisi strategis di tubuh badan usaha milik daerah (BUMD) NTB tersebut, menyusul rampungnya seluruh tahapan seleksi.
Proses seleksi itu menjadi sorotan publik karena GNE dinilai membutuhkan penguatan kinerja secara menyeluruh. Ketua Tim Pansel Lalu Aksar Anshori menegaskan, seleksi dilakukan berdasarkan kebutuhan riil perusahaan dan arahan langsung Gubernur NTB.
"Proses seleksi calon direksi dilaksanakan sesuai pesan Bapak Gubernur NTB, yakni mengedepankan profesionalisme serta menyesuaikan dengan kebutuhan perusahaan, mengingat kinerja GNE saat ini masih memerlukan penguatan menyeluruh," kata Lalu Aksar Anshori didampingi anggota Lalu Anas Amrullah dan Sekretaris Pansel Prof Riduan Mas'ud di kantor PT GNE.
Baca juga: Kejati NTB periksa direksi PT GNE terkait korupsi penyertaan modal
Ia menjelaskan, Pansel berkomitmen menjalankan seluruh tahapan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan tentang pengangkatan direksi BUMD serta berpedoman pada prinsip Good Corporate Governance (GCG), meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran.
Pendaftaran dibuka pada 8–10 Februari 2026 dan diikuti 15 orang dari berbagai latar belakang profesi. Dari jumlah tersebut, dua orang tidak lolos seleksi administrasi sehingga 13 peserta melanjutkan ke tahap berikutnya.
Sebanyak 13 peserta mengikuti Leaderless Group Discussion (LGD) yang digelar di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB. Namun, satu peserta dinyatakan gugur karena tidak menyelesaikan tahapan LGD hingga akhir.
"Seluruh tahapan dilakukan objektif dan sesuai aturan. Tidak ada perlakuan khusus bagi siapa pun," ujar Lalu Aksar.
Baca juga: GUBERNUR NTB INSTRUKSIKAN PEROMBAKAN DIREKSI PT GNE
Sebanyak 12 peserta dinyatakan lolos LGD dan direkomendasikan kepada Gubernur NTB untuk mengisi posisi Direktur Utama, Direktur Operasional, dan Direktur Keuangan.
Mereka adalah Sulman, Ahmad Jaelani Adiya Putra, Suhaimi, Hendra Yuda Sakti, Desty Chiptiana, Yuyud Indrayudi, Taufik Amri, M. Aidul Adha, Imanti Sukmaningsih, Catur Rahmad Mardhiyanto, Yunita Yoesminarty, dan Nazamuddin.
"Kami telah menyerahkan 12 nama hasil seleksi kepada Bapak Gubernur pada Kamis 19 Februari 2026, untuk selanjutnya dipilih sesuai kebutuhan jabatan," kata Lalu Aksar.
Ia menambahkan, tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), serta wawancara akhir yang menitikberatkan pada kompetensi, integritas, kapasitas kepemimpinan, dan rekam jejak.
Pansel juga menyatakan menghargai masukan dan kritik masyarakat, termasuk dari lembaga swadaya masyarakat (LSM), sebagai bentuk kontrol publik yang konstruktif dalam mendorong tata kelola BUMD yang lebih baik di Nusa Tenggara Barat.
"Kami pastikan tidak ada titipan. Seluruh penilaian dilakukan secara profesional dan transparan. Harapannya, direksi terpilih nantinya mampu membawa GNE maju dan berkembang sesuai harapan pemegang saham," ujarnya.
Pewarta : Awaludin
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026